Kamis, 23 April 2026

Belu Terkini

Kelompok Tani Mane Bala Raup Rp 24 Juta Sekali Panen Sayur Kol

Capaian tersebut menunjukkan sektor pertanian mampu memberikan penghasilan yang menjanjikan bagi petani apabila dikelola secara baik

|
Penulis: Agustinus Tanggur | Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/Agustinus Tanggur
Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonsalves, bersama pimpinan dinas terkait melakukan panen kol bersama Kelompok Tani Mane Bala di Desa Kabuna, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu. Rabu (21/1/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Kelompok Tani Mane Bale di Kabupaten Belu meraup keuntungan bersih hingga Rp 24 juta sekali panen
  • Pada panen kali ini, Poktan Mane Bale berhasil memanen sekitar 3.000 kol

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Agustinus Tanggur

POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Kelompok Tani Mane Bala di Dusun Weliurai, Desa Kabuna, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu, berhasil meraup keuntungan bersih sekitar Rp24.000.000 dalam satu kali panen sayur kol. 

Capaian tersebut menunjukkan sektor pertanian mampu memberikan penghasilan yang menjanjikan bagi petani apabila dikelola secara baik dan didukung pendampingan pemerintah.

Ketua Kelompok Tani Mane Bala, Arnoldus Naiusu, menjelaskan pada panen kali ini pihaknya berhasil memanen sekitar 3.000 kol. Hasil panen tersebut dijual dengan harga Rp8.000 per kol, sehingga total pendapatan yang diperoleh mencapai sekitar Rp26.000.000.

“Dari hasil penjualan kol ini, total pendapatan sekitar Rp26 juta. Sementara biaya produksi yang kami keluarkan kurang lebih Rp2 juta, sehingga keuntungan bersih sekali panen mencapai sekitar Rp24 juta,” ungkap Arnoldus, Rabu (21/1/2026). 

Ia menuturkan, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari perhatian dan pendampingan yang diberikan oleh pemerintah daerah, khususnya melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Belu serta para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).

Baca juga: Wabup Belu Ungkap Petani di Desa Kabuna Belum Punya Lahan Sendiri

“Sejak awal kami merintis, kelompok tani terus didampingi pemerintah, mulai dari penyediaan alat dan mesin pertanian, pupuk subsidi, hingga bibit. Pendampingan ini sangat membantu kami dalam meningkatkan produksi,” ujarnya.

Arnoldus berharap dukungan dan pendampingan pemerintah dapat terus berlanjut agar kelompok tani dapat berproduksi secara berkesinambungan dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi anggota kelompok.

“Harapan kami, ke depan kami bisa terus menanam dan panen secara berkelanjutan, sehingga pertanian benar-benar menjadi sumber penghasilan utama bagi petani di Desa Kabuna,” pungkasnya. (gus)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved