Bencana di NTT
Warga tak Bisa Tidur Berhari-hari, Banjir Rendam Perumahan Puri Indah Lasiana
Musim hujan kembali menjadi kekhawatiran bagi warga Perumahan Puri Indah Lasiana, Kelurahan Lasiana, Kota Kupang.
Ringkasan Berita:
- Musim hujan kembali menjadi kekhawatiran bagi warga Perumahan Puri Indah Lasiana, Kelurahan Lasiana, Kota Kupang.
- Kali ini, genangan air memasuki kawasan permukiman yang tak hanya merendam halaman, tetapi juga masuk ke dalam rumah warga.
- Perabot milik warga terendam banjir. Kondisi ini menyebabkan, para penghuni di perumahan tersebut hidup tidak nyaman selama berhari-hari.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, ALEXANDRO NOVALIANO DEMON PAKU
POS-KUPANG.COM, OELAMASI - Musim hujan kembali menjadi kekhawatiran bagi warga Perumahan Puri Indah Lasiana, Kelurahan Lasiana, Kota Kupang.
Kali ini, genangan air memasuki kawasan permukiman yang tak hanya merendam halaman, tetapi juga masuk ke dalam rumah warga.
Perabot milik warga terendam banjir. Kondisi ini menyebabkan, para penghuni di perumahan tersebut hidup tidak nyaman selama berhari-hari.
Pantauan Pos Kupang di lokasi, Sabtu (10/1/2026), sisa genangan air masih terlihat di sejumlah titik dan tampak merendam rumah warga. Perabotan rumah tangga terlihat masih dijemur di luar, sementara sebagian warga terlihat sibuk membersihkan lantai dan dinding rumah dari bekas rendaman air.
Di Blok D, sedikitnya 14 rumah dilaporkan terdampak banjir cukup parah. Air tidak hanya menggenang di jalan perumahan, tetapi juga masuk melalui pintu dan celah-celah rumah warga.
Yahya Yoristo Abanat, penghuni Blok D Nomor 3, mengatakan banjir di kawasan tersebut bukanlah kejadian baru. Persoalan serupa sudah terjadi sejak tahun lalu dan kembali terulang pada musim hujan tahun ini.
“Kami merasa tidak nyaman tinggal di sini. Setiap tahun ini memang jalur banjir, air mengalir di mana-mana. Di Blok D sekitar 14 rumah terendam dan air masuk semua ke dalam rumah,” ujar Yahya.
Ia menjelaskan, pada hari pertama dan kedua banjir, warga sempat membersihkan lingkungan dan saluran air di sekitar rumah mereka. Namun upaya itu tidak banyak membantu karena masih terdapat genangan besar di lahan lain yang airnya terus mengalir ke area permukiman.
Akibat banjir tersebut, sejumlah perabotan rumah tangga warga mengalami kerusakan.
“Beberapa perabotan rusak seperti kulkas, kasur basah semua. Kami sudah lima hari tidak bisa tidur dengan tenang karena khawatir air naik lagi,” ungkapnya.
Warga juga kecewa karena mereka masih tetap menjalankan kewajiban pembayaran rumah secara rutin, namun kenyamanan tempat tinggal justru jauh dari harapan.
“Kami bayar tiap bulan, Tapi kami tidak nyaman tinggal di tempat ini. Kami hanya ingin ada solusi,” katanya.
Warga berharap ada perhatian serius dari pemerintah daerah maupun pihak pengembang, PT Dafe Putri Pratama, selaku developer Perumahan Puri Indah Lasiana.
“Kami berharap harus ada drainase yang benar-benar berfungsi untuk menyalurkan air. Kalau memang tidak bisa diperbaiki, harapan kami, ya kami bisa diungsikan ke tempat yang lebih layak,” ujarnya.
| Keluarga Nelayan Hilang di Paga Sikka Minta Bantuan Helikopter dari BNPB |
|
|---|
| Kapolres Ngada Imbau Warga Waspada Bencana Alam Selama Musim Hujan |
|
|---|
| Luapan Sungai Benenai Jadi Ancaman Tahunan, BPBD Malaka Dorong Kerja Sama |
|
|---|
| Menlu Singapura Kirim Pesan Untuk Korban Bencana di Adonara: 'Terimalah Belasungkawa dari Saya' |
|
|---|
| Kepala BMKG Stasiun Meteorologi El Tari Kupang: Cuaca Ekstrem Paling Berdampak di Manggarai |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Banjir-merendam-14-rumah-di-Perumahan-Puri-Indah-Lasiana.jpg)