Bencana di NTT
Keluarga Nelayan Hilang di Paga Sikka Minta Bantuan Helikopter dari BNPB
Keluarga dari kedua nelayan yang hilang di Perairan Paga, Kabupaten Sikka, NTT meminta bantun Helikopter dari BNPB RI
Ringkasan Berita:
- Keluarga dari kedua nelayan yang hilang di Perairan Paga, Kabupaten Sikka, NTT meminta bantun Helikopter dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Republik Indonesia.
- Menurut keluarga, dengan menggunakan helikopter saat pencarian akan mempercepat menemukan kedua nelayan tersebut.
- "Kami sudah usahkan semuanya, tapi belum bisa karena dilaut masih gelombang, kami minta bantuan Helikopter supaya cepat ditemukan," Kata Yusi, Istri Norisius Sapa, nelayan yang hilang di Perairan Paga.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Arnold Welianto
POS-KUPANG.COM,MAUMERE - Keluarga dari kedua nelayan yang hilang di Perairan Paga, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) meminta bantun Helikopter dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Republik Indonesia.
Menurut keluarga, dengan menggunakan helikopter saat pencarian akan mempercepat menemukan kedua nelayan tersebut.
"Kami sudah usahkan semuanya, tapi belum bisa karena dilaut masih gelombang, kami minta bantuan Helikopter supaya cepat ditemukan," Kata Yusi, Istri Norisius Sapa, nelayan yang hilang di Perairan Paga, Selasa (28/1/2026).
Permintaan Helikopter ini disampaikan istri nelayan yang hilang di perairan Paga dihadapan Wakil Bupati Sikka, Simon Subandi Supriadi.
Menanggapi permintaan dari keluarga, Wakil Bupati Sikka, langsung menghubungi Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere, Fathur Rahman. Ia lalu menyampaikan kebutuhan Helikopter untuk menunjang pencarian dua orang nelayan yang hilang di Perairan Paga.
Meski demikian, Jawaban dari Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere, Fathur Rahman, bahwa saat ini, seluruh Helikopter di kerahkan ke wilayah Sumatra untuk pendropingan logistik ke lokasi banjir bandang.
Kata dia, Meskipun mendapatkan helikopter, akan tetapi membutuhkan waktu agar bisa tiba di Kabupaten Sikka.
Namun, Pemkab Sikka akan terus berupaya, agar permintaan keluarga bisa terealisasi, sambil Tim Sar Gabungan melakukan upaya pencarian.
Saat ini, Kedua istri dan keluarga nelayan yang hilang hanya bisa berharap agar upaya pencarian bisa membuahkan hasil.
Adapun identitas kedua nelayan tersebut, yakni Anwar Mahmud, Warga Watuwawi, Rt/Rw 019/009, kelurahan Paga dan Norisius Sapa, Warga Sagandona, Rt/Rw 023/011 kelurahanPaga, Kecamatan Paga. (awk)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
| Kapolres Ngada Imbau Warga Waspada Bencana Alam Selama Musim Hujan |
|
|---|
| Warga tak Bisa Tidur Berhari-hari, Banjir Rendam Perumahan Puri Indah Lasiana |
|
|---|
| Luapan Sungai Benenai Jadi Ancaman Tahunan, BPBD Malaka Dorong Kerja Sama |
|
|---|
| Menlu Singapura Kirim Pesan Untuk Korban Bencana di Adonara: 'Terimalah Belasungkawa dari Saya' |
|
|---|
| Kepala BMKG Stasiun Meteorologi El Tari Kupang: Cuaca Ekstrem Paling Berdampak di Manggarai |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Yusi-istri-nelayan.jpg)