Sabtu, 9 Mei 2026

Manggarai Timur Terkini

Hama Wereng Putih dan Coklat Serang Padi, Petugas POPT Turun ke Longko

Petugas Penyuluh Pertanian Lapangan atau POPT Kecamatan Borong, turun melakukan pengamatan langsung hama di Longko

Tayang:
POS-KUPANG.COM/POS KUPANG/ROBERT ROPO
PENGAMATAN HAMA - Petugas POPT Kecamatan Borong sedang melakukan pengamatan hama padi di lokasi persawahan Longko, Kabupaten Manggarai Timur.  
Ringkasan Berita:
  • Petugas Penyuluh Pertanian Lapangan atau Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman (POPT) Kecamatan Borong, turun melakukan pengamatan langsung hama yang menyerang tanaman padi sawah milik petani.
  • Pengamatan hama itu dilakukan di Persawahan Longko, Desa Bangka Kantar, Manggarai Timur.
  • Petugas POPT tersebut yakni Conradus Tujang, Phlipus Sujasmin, dan  Hubertus Mingga yang langsung mendatangi sejumlah lahan persawahan padi di Longko. 
 

 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM, BORONG - Petugas Penyuluh Pertanian Lapangan atau Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman (POPT) Kecamatan Borong, turun melakukan pengamatan langsung hama yang menyerang tanaman padi sawah milik petani.

Pengamatan hama itu dilakukan di Persawahan Longko, Desa Bangka Kantar, Kabupaten Manggarai Timur (Matim).

Sebanyak tiga orang petugas yakni POPT Kecamatan Borong Conradus Tujang, Koordinator BPP Kecamatan Borong Phlipus Sujasmin, dan POPT Kecamatan Borong Hubertus Mingga langsung mendatangi sejumlah lahan persawahan padi di Longko. 

Mereka langsung turun ke petak sawah dan melakukan pengamatan langsung tanaman padi yang diserang hama.

Saat itu mereka membawa serta alat pengukur kadar keasaman tanah. Dari hasil pengamatan petugas mendapatkan tanaman padi itu rata-rata diserang hama wereng coklat selain hama wereng putih.

"Padi diserang hama wereng," ujar Conradus Tujang, di sela-sela pengamatan itu. 

Conradus menerangkan, berdasarkan hasil pengamatan, tanaman padi terindikasi terserang hama wereng barang coklat. Dan intensitas serangan hama tersebut sudah mencapai ambang pengendalian. 

Karena itu, menurut Conradus, perlu segera dilakukan pengendalian secara cepat dan tepat. Dengan insektisida yang tepat digunakan adalah yang berbahan aktif yakni BPMC.

BPMC adalah sebuah bahan aktif insektisida karbamat untuk mengendalikan hama seperti wereng, walang sangit, belalang, dan kutu pada tanaman padi, cabai, jagung, kedelai, dan the.

“Obat ini bekerja secara kontak dan lambung dengan menghambat enzim kolinestrase pada serangga,” jelas Concradus. 

Selain itu, Conradus juga menyarankan kepada para petani agar membudidayakan tanaman padi menggunakan varietas unggul dan harus menggunakan benih yang berlabel dan juga melakukan pemupukan yang berimbang, serta menanam bibit dengan usia yang pas.

Conradus juga meminta kepada petani untuk segera menghubungi atau melaporkan kepada petugas, jika tanaman padi terindikasi terserang OPT atau hama dan penyakit. (rob) 

 

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved