Sumba Timur Terkini
FKI Sumba Timur Resmikan Graha SMA Kristen Payeti Waingapu
Nimbrot menegaskan dukungannya seiring peresmian sekolah swasta tersebut menjadi Graha latihan.
POS-KUPANG.COM, WAINGAPU - Federasi Kempo Indonesia (FKI) Kabupaten Sumba Timur kembali mengukuhkan dan meresmikan pengurus Graha FKI SMA Kristen Payeti.
Pengukuhan dan peresmian pengurus Graha kedua setelah Graha SMP Negeri 2 Kanatang itu, ditandai dengan penandatangan nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) antara Kepala SMA Kristen Payeti, Nimbrot Djukambani, S.Pd dan Ketua Umum Pengurus FKI Sumba Timur, Djunaidi Bin Garib, Sabtu (29/11).
Dalam sambutannya, Kepala SMA Kristen Payeti, Nimbrot Djukambani menegaskan dukungannya seiring peresmian sekolah swasta tersebut menjadi salah satu Graha tempat berlatih para Kesatria Kempo FKI.
Baca juga: Kempo FKI Akan Gelar Kejurga Piala Bupati Sumba Timur
"Hari ini saya sangat senang karena melalui organisasi FKI, siswa - siswi SMA Kristen Payeti sudah bisa berlatih beladiri Kempo. Kita sudah lakukan kerjasama resmi melalui penandatangan MoU antara SMA Kristen Payeti dan Pengurus FKI Sumba Timur lengkap dengan badan pengurus Graha FKI SMA Kristen Payeti," ungkap Nimbrot.
Dia mengatakan, kerja sama itu merupakan terobosan cerdas dan luar biasa, serta baru pertama dilakukan oleh organisasi cabang olahraga dan belum pernah dilakukan oleh organisasi cabang olahraga lain di SMA Kristen Payeti.
"Maka olahraga beladiri Kempo FKI mulai hari ini menjadi kegiatan resmi dan masuk dalam ekstrakurikuler bagi siswa- siswi SMA Kristen Payeti mulai tahun depan 2026," kata Nimbrot.
Dia berharap, semoga melalui olahraga beladiri Kempo FKI, siswa - siswi SMA Kristen Payeti dapat meraih prestasi sebagai bekal tambahan ketika melanjutkan pendidikannya ke jenjang perguruan tinggi dan kedepannya ketika mereka memasuki dunia kerjanya masing - masing," tambah Nimbrot.
Dia juga mengajak seluruh siswa - siswi SMA Kristen Payeti untuk berlatih beladiri Kempo FKI sesuai jadwal yang ditetapkan.
Ketua Umum Pengurus FKI Sumba Timur, Djunaidi Bin Garib dalam sambutannya menegaskan, FKI yang adalah anggota resmi Komite Olimpiade Indonesia (KOI) dan dibawah naungan organisasi Kempo dunia, International Kempo Assocation (IKA) .
Selain Graha SMP Negeri 2 Kanatang dan Graha SMA Kristen Payeti yang telah diresmikan, pihaknya akan kembali meresmikan Graha - Graha FKI di sejumlah lembaga pendidikan dan instansi pemerintah serta BUMN.
"Masih lima Graha FKI yang menyusul diresmikan dan banyak permintaan pada FKI untuk membuka Graha - Graha FKI di sejumlah lembaga pendidikan termasuk instansi pemerintah dan BUMN. Permintaan tersebut akan kita sesuaikan dengan ketersediaan pelatih yang ada," paparnya.
Masih menurut Djunaidi, dalam rangka mendukung ketersediaan pelatih, pihaknya akan menggelar ujian kenaikan tingkat (UKT) dari tingkatan Kyu hingga Yudansha (sabuk hitam) pada akhir 2025.
Sementara untuk program FKI di tahun 2026, selain UKT juga akan digelar kejuaraan antar Graha (Kejurga) memperebutkan piala bergilir Bupati Sumba Timur.
"Kejurga memperbutkan piala bergilir Bupati Sumba Timur di tahun 2026 sebagai ajang seleksi mencari atlet - atlet Kempo berbakat untuk persiapan menghadapi kejuaraan Kempo FKI di level regional dan nasional," kata Djunidin.
Dia berharap agar ketua dan pelatih FKI Graha SMA Kristen Payeti senpai Agustinus Haleku Nongu bersama jajarannya bisa rutin menggelar kejuaraan internal Graha sebagai upaya mengasah kemampuan dan keterampilan para kesatria FKI di Graha tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Penandatangan-nota-kesepahaman-antara-Kepala-SMA-Kristen-Payeti-dan-Ketua-Umum-FKI-Sumba-Timur.jpg)