Popda Kejurda NTT 2025

Anggaran Minim, Sorinji Kempo Ngada Batal Turun Ful Tim, Orang Tua Atlet Kecewa

Persaudaraan  Sorinji Kempo Indonesia atau PERKEMI  Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur(NTT), batal menurunkan full tim dalam Popda

POS-KUPANG.COM/CHARLES ABAR
AGO LOKE - Sekretaris Perkemi Ngada, Jayanto Ago Loke  

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM,Charles Abar

POS-KUPANG.COM, BAJAWA - Persaudaraan  Sorinji Kempo Indonesia atau PERKEMI  Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur(NTT), batal menurunkan full tim dalam Popda dan Kejurda Perkemi pada  September mendatang di Kupang.

Pembatalan itu akibat ada pemangkasan tim yang semulanya siap berangkatkan 40 nomor peserta, namun karena keterbatasan anggaran Perkemi Ngada hanya bisa berangkatkan 25 peserta.

Jayanto Ago Loke, Sekretaris Perkemi Ngada mengatakan, dalam Kejurda tahun ini, panitia menetapkan 40 nomor peserta yang harus mengikuti dalam kejuaraan.

“Kita sudah siapkan itu 40 Kenshi, namun dalam perjalanan itu, kita sudah koordinasi dengan dinas ternyata dana yang disiapkan itu tidak cukup, padahal kami sudah seleksi, sudah pemusatan latihan, kami harus seleksi ulang lagi dari 40 atlet kita kurangi setengah,” kata Jayanto Ago Loke, di Bajawa, Sabtu (31/08/2025).

AGO LOKE - Sekretaris Perkemi Ngada, Jayanto Ago Loke 
AGO LOKE - Sekretaris Perkemi Ngada, Jayanto Ago Loke  (POS-KUPANG.COM/CHARLES ABAR)

Akibat keputusan ini, kata Jayanto Ago Loke, banyak peserta dan orang tua kecewa. Meski demikian, hal itu kata Dia keputusan harus diambil untuk menyesuaikan dengan anggaran yang ada.

Sebelumnya, jelas Jayanto Ago Loke, Perkemi Ngada telah estimasi dana yang dibutuhkan dalam kejuaraan Popda dan Kejurda tahun 2025 dengan jumlah 120 juta rupiah. Hal itu mengakomodasi 40 peserta dalam mengikuti kejuaraan kurang lebih selama seminggu di Kupang.

Jayanto Ago Loke mengatakan, pembatalan keberangkatan beberapa peserta sangat mempengaruhi sikologi anak dan kekecewaan orang tua.

“Sangat berpengaruh terhadap sikologi atlet, karena kami di lapangan itu, sangat merasakan bagaimana perjuangan menyiapkan fisik dan teknik,” kata Jayanto Ago Loke.

Baca juga: Wakil Bupati Ngada: Pentas Budaya Sagi dan Larik Wujud Pelestarian Identitas Ngada

Meski demikian, Jayanto Ago Loke berkomitmen agar memberikan yang terbaik dalam kejuaraan tahun ini di Kupang dengan menargetkan bawa pulang 18 mendali Emas.

Meskipun mengalami keterbatasan anggaran untuk akomodasi, peserta tetap mempersiapkan diri dengan matang. Salah satu  Kenshi Perkemi Ngada, Odylia S.M.Jawa mengatakan, latihan intens terus dilakukan dengan berpusat di SMAK Regina Pacis Bajawa.

Jayanto Ago Loke menyampaikan terus kasih atas dukungan dari orang tua dan juga dukungan penuh dari sekolah.

Jayanto Ago Loke berharap mendapatkan dukungan dari penuh dari pemerintah maupun swasta dalam mengatasi kendala dana yang saat ini mereka alami.

“Kendala kami di dana, karena untuk suport dari Pemda belum cukup,” pungkas Jayanto Ago Loke. (cha)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

 

 

 

 

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved