NTT Terkini
Musprov PBSI NTT 2026: Menata Organisasi, Mengejar Emas di Rumah Sendiri
Menurutnya, Pengurus Pusat PBSI menyambut baik pelaksanaan Musprov PBSI NTT yang berjalan sesuai ketentuan organisasi.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Onong Boro
POS-KUPANG.COM, KUPANG — Pengurus Provinsi Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Nusa Tenggara Timur menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) di Hotel Naka Kupang, Jumat (12/6/2026). Mengusung tema "Bersama Meraih Prestasi Puncak Pada PON XXII Tahun 2028 di Provinsi NTT dan NTB", forum tertinggi organisasi bulu tangkis tingkat provinsi ini menjadi momentum konsolidasi sekaligus penentuan arah pembinaan bulu tangkis NTT empat tahun ke depan.
Musprov yang berlangsung selama satu hari tersebut memiliki agenda utama memilih Ketua Pengprov PBSI NTT dan kepengurusan masa bakti 2026–2030. Kegiatan dihadiri perwakilan pengurus PBSI dari 13 kabupaten/kota se-NTT, jajaran Pengurus Pusat PBSI, KONI NTT, serta para pelaku dan pemerhati olahraga bulu tangkis.
Suasana pembukaan berlangsung meriah dan penuh semangat. Para peserta yang datang dari berbagai daerah di NTT disambut penampilan paduan suara yang menambah semarak jalannya Musprov.
Ketua Pengprov PBSI NTT masa bakti 2022–2026, Alexander Foenay, mengatakan Musprov merupakan amanat organisasi yang wajib dilaksanakan setiap empat tahun sebagai forum pertanggungjawaban sekaligus evaluasi terhadap pelaksanaan program kerja.
Baca juga: Menatap PON 2028, Wali Kota Pastikan Dukungan Penuh untuk PBSI Kota Kupang
"Melalui forum ini kita menilai berbagai capaian organisasi selama empat tahun terakhir. Ada program yang berjalan baik, namun ada pula yang belum terlaksana secara optimal sehingga perlu diperbaiki bersama pada periode berikutnya," katanya.
Alexander menegaskan, pengurus provinsi terus berupaya meningkatkan kualitas organisasi dan pembinaan atlet agar prestasi bulu tangkis NTT semakin berkembang. Selain mengejar prestasi, penguatan kelembagaan organisasi hingga tingkat kabupaten dan kota juga menjadi fokus penting.
Menurutnya, pembinaan yang merata dan berkelanjutan hanya dapat terwujud apabila seluruh kepengurusan daerah aktif dan berjalan baik.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus PBSI kabupaten/kota yang telah berpartisipasi dalam Musprov serta mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan kepadanya untuk kembali maju sebagai calon Ketua Pengprov PBSI NTT periode mendatang.
"Saya berharap Musprov ini berjalan lancar, demokratis, penuh semangat kekeluargaan, dan menghasilkan keputusan terbaik bagi masa depan PBSI NTT," ujarnya.
Sementara itu, Wakil Sekretaris Jenderal PP PBSI, Wino Sumarno, menegaskan bahwa Musprov merupakan forum strategis untuk mengevaluasi program kerja sekaligus menentukan kepemimpinan organisasi empat tahun ke depan.
Menurutnya, Pengurus Pusat PBSI menyambut baik pelaksanaan Musprov PBSI NTT yang berjalan sesuai ketentuan organisasi.
"Musprov menjadi momentum penting untuk memilih ketua pengurus provinsi dan menyusun formatur kepengurusan masa bakti 2026–2030. PP PBSI menghormati sepenuhnya hak para pemilik suara dan tidak akan mengintervensi proses pemilihan," tegasnya.
Wino juga mengingatkan pentingnya pembinaan atlet usia dini di tengah persaingan bulu tangkis yang semakin ketat. Ia mendorong seluruh pengurus kabupaten/kota dan klub bulu tangkis di NTT untuk terus menjaring serta membina talenta muda secara berkelanjutan.
Pada kesempatan itu, PP PBSI turut memberikan apresiasi kepada NTT yang dipercaya menjadi tuan rumah bersama NTB pada penyelenggaraan PON XXII Tahun 2028.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Musprov-PBSI-NTT-di-Hotel-Naka.jpg)