Lipsus
LIPSUS: Haji Abdullah Ajak Umat Muslim Perkuat Toleransi, Presiden Prabowo Sumbang Sapi Kurban
Haji Abdullah menekankan pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Belu. Melalui Forum Komunikasi Umat Beragama
Ringkasan Berita:
- Haji Abdullah menekankan pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Belu. Melalui Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB), ia menyebut toleransi terus dirawat dan dijaga sebagai kekuatan bersama.
- Ia berharap Kabupaten Belu dapat terus menjadi contoh daerah yang harmonis dalam keberagaman. “Kita ingin toleransi di Belu tetap terjaga dan menjadi inspirasi bagi daerah lain,” katanya.
- Menurutnya, semangat Idul Adha harus diwujudkan dalam kepedulian sosial tanpa memandang perbedaan.
POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Belu, Haji Abdullah Belajam mengajak umat Muslim untuk meneladani ketakwaan dan keikhlasan Nabi Ibrahim dalam momentum Idul Adha 1447 Hijriah, sekaligus menjaga semangat toleransi antarumat beragama di wilayah perbatasan.
Haji Abdullah menegaskan perayaan Idul Adha tidak hanya dimaknai sebagai ibadah kurban, tetapi juga sebagai refleksi ketaatan kepada Allah SWT.
Ia menjelaskan, terdapat tiga nilai utama yang harus dipahami dalam Idul Adha. Pertama, ketakwaan Nabi Ibrahim Alaihissalam dalam menjalankan perintah Allah untuk berkurban.
Kedua, keikhlasan Nabi Ismail Alaihissalam dalam menerima dan menjalankan perintah tersebut. Ketiga, keteguhan Siti Hajar sebagai seorang ibu yang merestui suami dan anaknya demi menjalankan perintah Allah.
“Nilai-nilai ini harus kita implementasikan dalam kehidupan sehari-hari sebagai bentuk ketaatan kepada Allah dalam bingkai ajaran agama,” ujarnya, saat diwawancarai Pos Kupang, Rabu (27/5).
Selain itu, Haji Abdullah menekankan pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Belu. Melalui Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB), ia menyebut toleransi terus dirawat dan dijaga sebagai kekuatan bersama.
Ia berharap Kabupaten Belu dapat terus menjadi contoh daerah yang harmonis dalam keberagaman. “Kita ingin toleransi di Belu tetap terjaga dan menjadi inspirasi bagi daerah lain,” katanya.
Menurutnya, semangat Idul Adha harus diwujudkan dalam kepedulian sosial tanpa memandang perbedaan.
“Warga di sekitar masjid, termasuk non-Muslim, adalah bagian dari lingkungan kita. Mari kita berbagi kebahagiaan melalui daging kurban,” tutupnya.
Sementara Syamsudin, khatib atau penceramah dalam salat Idul Adha 1447 Hijriah di Lapangan Pahlawan Waingapu, Kota Waingapu mengatakan, ada tiga hikmah yang dapat dipetik dalam perayaan ini.
Dia mengatakan, Idul Adha adalah perayaan yang mengingatkan umat untuk berkurban. “Barang siapa yang mempunyai kemampuan berkurban tetapi tidak melakukannya, maka janganlah mendekati tempat salat kami,” ujarnya mengutip Kitab Suci Alquran.
Pelaksanaan kurban yang dilakukan umat Islam kata dia, selain bentuk kepatuhan dan kepasrahan kepada Allah, juga sebagai upaya pendekatan diri kepada-Nya yang memiliki hikmah dan berdampak kemaslahatan bagi umat manusia.
Pertama, dengan berkurban lanjut dia, umat Islam akan meneladani kesabaran Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail dalam menerima cobaan dan ujian. “Hikmat yang kita bisa petik adalah meneladani kesabaran Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail Alaihisalam dalam menerima cobaan dan ujian,” katanya.
Kedua, berkurban akan menumbuhkan sifat kedermawanan, saling membantu, saling memberi kasih sayang dan terbinanya solidaritas sosial di kalangan umat Islam. Ketiga, berkurban akan menumbuhkan semangat berkorban di kalangan kaum muslimin. “Menumbuhkan semangat berkorban di kalangan kaum muslimin pada khususnya,” tambahnya.
Ribuan umat Muslim di Kota Waingapu, Sumba Timur, NTT melaksanakan salat Idul Adha 1447 Hijriah tahun 2026 di Lapangan Pahlawan, Rabu (27/5). Disaksikan Pos Kupang, ribuan umat memadati lapangan seluas arena sepak bola itu. Karena penuh, sebagian besar kaum muslimin menggelar sajadah di atas jalan raya.
Hadirkan Dai Internasional
Dari Labuan Bajo, Manggarai Barat dilaporkan, ribuan umat muslim Manggarai Barat bersujud khusyuk saat Shalat ied Idul Adha di Waterfront area, Pelabuhan Marina Labuan Bajo, Rabu (27/5).
Berperan sebagai Imam Shalat ied yaitu Ustadz Rahman Hemon. Sedangkan untuk khotbah dibawakan Da'i internasional KH Bachtiar Nasir. Dalam khotbah, KH Bachtiar Nasir menegaskan pentingnya relasi kehidupan antara orangtua dan anak sebagaimana yang dicontohkan nabi Ibrahim dan anaknya Ismail.
"Ismail adalah anak yang lembut. Matang, tidak mudah meledak, tidak mudah marah, tidak mudah baper," ujarnya.
KH Bachtiar Nasir mengutarakan saat ini, banyak orang tua yang ingin anaknya pintar, berhasil, akan tetapi lupa cara mendidik agar sabar dan alim.
Ketua Pengurus Hari Besar Islam (PHBI) Manggarai Barat, Haji Djainudin, mengatakan pada tahun 2026 ini, ada warna lain dari Shalat Idul Adha di Labuan Bajo.
"Dikarenakan memang yang datang adalah da'i internasional. Beliau datang selain menyerahkan 100 hewan korban yang akan dibagikan ke masyarakat Manggarai Barat," kata Haji Djainudin.
Lanjut Haji Djainudin, pembagian daging hewan kurban pada Hari Idul Adha kali ini tidak merata kepada umat muslim saja, akan tetapi juga kepada teman-teman kita yang di luar muslim sebagai bentuk berbagi dengan sesama manusia.
"Itu harapannya ke depan kepada masyarakat seluruhnya dimohon untuk kita saling toleransi, saling bekerjasama, saling menjaga, semoga Labuan Bajo yang kita cintai ini baik di mata Internasional," terangnya.
Ribuan umat muslim di Maumere juga mengikuti shalat Idul Adha 1447 Hijriah di lapangan Kota Baru Maumere.
Lokasi Shalat Idul Adha ini berhadapan langsung dengan Gereja GMIT Kalvari Maumere. Lokasi ini sering digunakan umat muslim saat perayaan hari besar umat muslim di Kabupaten Sikka.
Umat muslim tanpak khusuk mengikuti shalat Idul Adha yang dipimpin Imam Shalat Idul Adha, Ustad Haji La Iluh, Imam Masjid dari Kota Uneng dan Khotib,Ustad Abdul Azis.
Ketua II Persatuan Hari Besar IsIam (PHBI) Sikka, Haji Amir Djonu, mengatakan sesama umat beragama agar jangan saling menyalahkan, akan tetapi harus bersatu apapun agamanya untuk membangun Kabupaten Sikka.
"Garis besar dari isi khotbah tadi adalah kita harus bersatu, apapun agamanya, keyakinan, sebagai manusia kita harus bersatu, kalau kita satu, Sikka ini bisa kita bangun, " Ujarnya.
Kata dia, Idul Adha merekat kembali persatuan dan kesatuan antarumat beragama yang ditandai dengan daging kurban akan dibagikan kepada fakir miskin dan tetangga dekat non muslim. "Intinya Idul Adha merekat kembali kita semua, apapun sukunya, apapun agamanya, karena kurban bukan hanya dibagi kepada fakir miskin umat muslim, tetapi tetangga dekat akan dibagi, " Jelasnya.
Perayaan Idul Adha di Kabupaten Sikka, umat muslim berkurban 214 ekor sapi dan 99 ekor kambing, apabila diuangkan senilai Rp2 miliar lebih.
Suasana khidmat dan penuh kebersamaan menyelimuti Lapangan Bhayangkara Mapolda NTT. Sekitar 1.500 jamaah dari berbagai wilayah di Kota Kupang memadati lapangan untuk melaksanakan Shalat Idul Adha 1447 Hijriah.
Sejak pagi hari, jamaah mulai berdatangan memenuhi area lapangan. Selain personel kepolisian dan keluarga besar Polda NTT, masyarakat sekitar juga tampak antusias mengikuti rangkaian ibadah Hari Raya Kurban tersebut.
Shalat Idul Adha dipimpin Imam H. Ramli Arsyad dari Masjid Nurul Huda Paris, sementara khutbah disampaikan oleh Ustadz Wardiansyah Sanu, S.Ag., M.Ag.
Dalam khutbahnya, Ustadz Wardiansyah mengajak umat Islam memaknai Idul Adha bukan sekadar menyembelih hewan kurban, tetapi juga sebagai momentum menyembelih sifat-sifat buruk dalam diri, terutama kesombongan.
Menurutnya, kesombongan merupakan akar dosa pertama yang membuat iblis menjadi makhluk yang dilaknat Allah SWT. Karena itu, Idul Adha harus menjadi momentum memperbaiki hati dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah.
Sapi Bantuan Prabowo
Presiden RI Prabowo Subianto menyumbangkan dua ekor sapi untuk kurban Hari Raya Idul Adha 1447 H di Masjid Al Hidayah Nanga Lanang, Desa Bea Ngencung, Kecamatan Ranamese, Kabupaten Manggarai Timur.
Dua ekor sapi kurban itu diserahkan Wakil Bupati Manggarai Timur, Tarsisius Sjukur, kepada tokoh agama muslim di masjid Al Hidayah Nanga Lanang.
Presiden Prabowo menyampaikan tiga pesan penting untuk masyarakat yang disampaikan Wabup Tarsisius. Pertama, daging kurban diharapkan dapat dibagikan kepada masyarakat yang paling membutuhkan.
Kedua, Idul Adha menjadi momentum untuk terus menjaga kerukunan dan persatuan. Ketiga, semangat berbagi dan gotong royong harus menjadi kekuatan dalam mendukung penguatan ekonomi masyarakat.
Wabup Tarsisius juga mewakili masyarakat atau umat muslim menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden RI atas perhatian dan dukungan kepada masyarakat Manggarai Timur.
Pada tahun 2026, Kabupaten Manggarai Timur menerima bantuan sebanyak 2 ekor sapi yang dialokasikan untuk Masjid Al Hidayah Nanga Lanang, Kecamatan Ranamese. Kedua sapi tersebut berasal dari peternak lokal Manggarai Timur dan telah melalui pemeriksaan kesehatan serta dinyatakan layak sebagai hewan kurban berdasarkan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH).
Sementara Pemerintah Kota Kupang menyalurkan 19 ekor sapi kurban kepada sejumlah masjid di Kota Kupang.
Penyerahan bantuan hewan kurban dilakukan Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, Selasa (26/5). Total hewan kurban yang disalurkan terdiri dari dua ekor sapi bantuan Presiden, dua ekor sapi bantuan Pemprov NTT, dan 15 ekor sapi dari Pemerintah Kota Kupang.
Penyerahan simbolis dilakukan di tiga masjid, yakni Masjid Al Anshar Alak di Kelurahan Penkase, Masjid Al Fatah Kampung Solor, dan Masjid Al Hidayah Oesapa.
Wali Kota Kupang menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto, dan Pemerintah Provinsi NTT atas dukungan bantuan hewan kurban bagi masyarakat Kota Kupang. "Atas nama Pemerintah Kota Kupang, saya mengucapkan limpah terima kasih dan memberikan apresiasi yang tinggi baik kepada Bapak Presiden Prabowo maupun Pemerintah Provinsi NTT," ujar Christian Widodo.
Ia menjelaskan, seluruh hewan kurban telah melalui proses karantina dan pemeriksaan kesehatan sebelum disalurkan kepada masyarakat. Idul Adha bukan sekadar momentum penyembelihan hewan kurban, tetapi juga menjadi pengingat tentang nilai keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian sosial.
Sementara itu, Ketua Yayasan Masjid Al-Fatah Kampung Solor, Ibnun, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Kupang, Pemerintah Provinsi NTT, dan Presiden Republik Indonesia atas bantuan hewan kurban yang diberikan kepada masyarakat Muslim di Kota Kupang.
Pemerintah Kabupaten Ende juga menyalurkan bantuan hewan kurban kemasyarakatan dan bantuan sosial kepada tujuh masjid penerima di Kabupaten Ende. Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan usai Salat Idul Adha di Lapangan Pancasila Ende, Rabu (27/5).
Kegiatan itu dihadiri langsung oleh Bupati Ende, Yosef Badeoda, didampingi Wakil Bupati Ende, Domi Mere, serta sejumlah pimpinan OPD di lingkup Pemerintah Kabupaten Ende.
Salah satu bantuan yang menjadi perhatian masyarakat adalah sapi bantuan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Sapi Bali dengan bobot 614 kilogram itu diserahkan kepada Masjid Baitussalam Puunaka, Kelurahan Tanjung, Ende Selatan.
Selain bantuan Presiden RI, pemerintah daerah bersama pemerintah provinsi juga menyerahkan sapi bantuan dari Gubernur NTT kepada Masjid At Taqwa, Kelurahan Onekore, Ende Tengah.
Sementara bantuan sosial hewan kurban dari Pemerintah Kabupaten Ende disalurkan kepada beberapa masjid lainnya, yakni Masjid Baiturahim Puudhombo, Masjid Nur Hidayah Mbongawani, Masjid Umar Istiqlal Rukun Lima, Masjid Al Amanah, serta Masjid Al Baroqah.
Bupati Ende Yosef Badeoda menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden RI atas perhatian yang diberikan kepada umat Muslim di Kabupaten Ende melalui bantuan hewan kurban tersebut.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Presiden RI, Prabowo Subianto, yang telah memberikan sapi bantuan kemasyarakatan kepada umat Muslim di Ende,” ujarnya.
Bupati berharap seluruh bantuan hewan kurban tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik dan dibagikan secara adil kepada masyarakat, khususnya umat Muslim yang merayakan Idul Adha. (gus/dim/moa/awk/dim/uge/bet)
Bangun Gotong-Royong dan Nasionalisme
Ketua DPRD Sikka, Stefanus Sumandi menyampaikan selamat kepada umat muslim di Kabupaten Sikka yang merayakan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Rabu (27/5).
Politisi PDI Perjuangan dari Kabupaten Sikka ini mengajak umat muslim di Nian Tanah guna bersama-sama membangun semangat gotong-royong guna membangun daerah ini.
"Saya mengucapkan selamat Idul Adha untuk seluruh umat Islam di mana pun berada. Semoga melalui perayaan Idul Adha, kita bergotong royong membangun bangsa dan negara kita dengan kekuatan nasionalisme," kata Stefanus Sumandi, Ketua DPRD Sikka kepada Pos Kupang di Maumere.
Stefanus Sumandi menjelaskan, kecintaan semua warga terhadap tanah air dan bangsa membutuhkan sikap negarawan dari para pemimpin dan kebajikan-kebajikan dari warga negara.
"Oleh karena itu momen berahmat ini memberikan kita inspirasi untuk membaktikan diri kepada negara, melayani sesama, merawat keutuhan alam semesta dan mengabdi kepada Allah," papar Stefanus Sumandi.
Stefanus Sumandi mengajak umat muslim di Kabupaten Sikka terus berkarya guna bersama-sama DPRD Sikka membangun komunikasi agar kerukunan antar umat agama dan kebersamaan terus terjalin dengan baik.
"Sekali lagi saya mengajak semua kita bersama-sama membangun daerah ini," ujar Stefanus Sumandi. (awk)
Pastikan Umat Beribadah dengan Aman
Dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat Muslim yang melaksanakan ibadah Sholat Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi, personel Kepolisian Resor (Polres) Malaka melaksanakan pengamanan di sejumlah lokasi pelaksanaan sholat di wilayah Kabupaten Malaka, Rabu (27/5/2026).
Kegiatan pengamanan tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Kapolres Malaka Nomor: Sprin/265/V/PAM.5/2026 tertanggal 26 Mei 2026 tentang pengamanan kegiatan Hari Raya Idul Adha 1447 H.
Sejak pagi hari, personel kepolisian tampak disiagakan di berbagai titik lokasi pelaksanaan Sholat Idul Adha.
Kehadiran aparat kepolisian bertujuan memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan aman, tertib, lancar, serta memberikan rasa nyaman kepada masyarakat yang mengikuti perayaan hari besar keagamaan tersebut.
Pengamanan dilakukan jajaran Polres Malaka sebagai bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif selama momentum Idul Adha berlangsung.
Selain melakukan pengamanan di area pelaksanaan ibadah, petugas juga melakukan pemantauan terhadap arus kendaraan dan aktivitas masyarakat di sekitar lokasi guna mencegah terjadinya gangguan keamanan maupun kemacetan lalu lintas.
Kasi Propam Polres Malaka, IPDA Mario M. Ximenes mengatakan, kegiatan pengamanan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polres Malaka dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam menjamin keamanan pelaksanaan ibadah keagamaan.
Menurutnya, pengamanan dilakukan agar umat Muslim dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan khusyuk tanpa rasa khawatir terhadap potensi gangguan keamanan.
“Melalui pengamanan ini, diharapkan umat Muslim dapat menjalankan ibadah Sholat Idul Adha dengan khusyuk dan penuh rasa aman. Situasi selama kegiatan berlangsung terpantau aman, tertib, dan kondusif,” ujar Ximenes.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat di Kabupaten Malaka untuk terus menjaga semangat toleransi antarumat beragama serta bersama-sama menciptakan suasana yang damai dan harmonis di tengah kehidupan bermasyarakat.
Menurutnya, perayaan hari besar keagamaan menjadi momentum penting untuk memperkuat persaudaraan, kebersamaan, dan solidaritas sosial di tengah masyarakat yang majemuk. (ito)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
| Lipsus: Joy Tidak Percaya Raih Juara 1 Ajang Bali Nusra Education Fair 2026 |
|
|---|
| Lipsus: Anak NTT Harus Berani Bersaing Secara Global, Pos Kupang Education Fair 2026 Bali Nusra |
|
|---|
| Lipsus : Gas Elpiji 12 Kg Langka di Kota Kupang, Harga 12 Kg Tembus Rp 350 Ribu |
|
|---|
| LIPSUS: SPPG Diberi Waktu Satu Bulan Urus Sertifikat Laik Higiene Sanitasi SLHS |
|
|---|
| LIPSUS: Menu MBG Diolah Dini HarI, Muhaimin Iskandar Tinjau SPPG |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Sekretaris-Daerah-Sumba-Timur-Umbu-Ngadu-Ndamu-menyerahkan-hewan-kurban.jpg)