Rabu, 27 Mei 2026

NTT Terkini

Gubernur NTT Melki Laka Lena Ingatkan BUMD Jangan Jadi Beban APBD

Gubernur NTT Melki Laka Lena mengingatkan, BUMD harus jadi mesin pertumbuhan ekonomi NTT, bukan jadi beban APBD.

Tayang:
Penulis: Irfan Hoi | Editor: Adiana Ahmad
POS-KUPANG.COM/ irfan hoi/Irfan Hoi
BUMD JANGAN JADI BEBAN APBD - Pelantikan Komisaris dan Direksi Sejumlah BUMD oleh Gubernur Melki Laka Lena. Gubernur NTT Melki Laka Lena Ingatkan BUMD Jangan Jadi Beban APBD 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Gubernur NTT, Melki Laka Lena mngingatkan Badan Usaha Milik Daerah ( BUMD ) harus mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah dan tidak bergantung pada penyertaan modal pemerintah daerah. dan bukan menjadi beban APBD. 

“BUMD tidak boleh hanya menjadi badan usaha yang hidup dari penyertaan modal daerah. BUMD harus menjadi mesin pertumbuhan ekonomi daerah," kata Melki saat melantik Dewan Komisaris dan jajaran Direksi PT Flobamor, PT Kawasan Industri Bolok, serta Direktur Kepatuhan Bank Pembangunan Daerah NTT di Aula Fernandez, Kantor Gubernur NTT, Selasa (26/5/2026) sore.

Menurut Melki, BUMD mestinya memiliki peran yang sangat vital bagi daerah. Selain sebagai motor penggerak perekonomian daerah, BUMD juga menjadi salah satu penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD). 

Melki berkata, jabatan yang diberikan harus dimaknai sebagai amanah besar untuk membenahi dan membawa BUMD menjadi lebih sehat, profesional, produktif, serta berdampak nyata bagi masyarakat.

Baca juga: Gubernur NTT Serahkan Hewan Kurban Buat Umat di Masjid Al Azhar Oekabiti

“Jabatan ini adalah ruang pengabdian, ruang pembuktian integritas, ruang kerja profesional, dan ruang untuk menjawab harapan besar masyarakat Nusa Tenggara Timur,” ujarnya.

Khusus kepada jajaran Dewan Komisaris dan Direksi PT Kawasan Industri Bolok (Perseroda), Melki menaruh harapan besar agar kawasan industri tersebut mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di NTT.

Ia menegaskan, Kawasan Industri Bolok tidak boleh hanya dikenal sebagai kawasan dengan aset dan lahan semata, tetapi harus berkembang menjadi pusat investasi, aktivitas logistik, hilirisasi potensi lokal, hingga penyerapan tenaga kerja.

“Kita ingin Kawasan Industri Bolok hidup. Ada aktivitas industri, investasi masuk, tenaga kerja lokal terserap, ada kemitraan dengan UMKM, dan terjadi pergerakan barang, jasa, teknologi, serta nilai tambah ekonomi,” katanya.

Melki juga meminta pengurus baru segera melakukan konsolidasi internal, pemetaan aset secara akurat, penyusunan rencana bisnis yang realistis namun progresif, serta membangun komunikasi aktif dengan calon investor.

“Pastikan setiap aset daerah dikelola secara produktif dan tidak menjadi beban,” kata politikus Golkar itu. 

Baca juga: Gubernur NTT Melki Laka Lena Sumbang Sapi Kurban untuk Umat Muslim di Riung Ngada

Bagi jajaran Dewan Komisaris dan Direksi PT Flobamor (Perseroda), Melki menekankan pentingnya profesionalisme dan kemampuan membaca peluang usaha di tengah dinamika ekonomi saat ini.

Menurutnya, PT Flobamor memiliki peluang besar berkembang di berbagai sektor strategis seperti perdagangan, jasa, distribusi, pangan, transportasi, peternakan, energi, pariwisata, dan ekonomi kreatif.

Namun, kata dia, peluang tersebut hanya dapat diwujudkan apabila perusahaan memiliki strategi bisnis yang kuat, disiplin, inovatif, dan adaptif terhadap kebutuhan pasar.

Di sektor perbankan, Melki juga memberi perhatian serius terhadap penguatan integritas dan kepatuhan di tubuh BPD NTT. Kepada Direktur Kepatuhan yang baru dilantik, ia menegaskan bahwa kepercayaan publik merupakan fondasi utama industri perbankan.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved