Rabu, 27 Mei 2026

Wisatawan Asing Jatuh di Labuan Bajo

Identitas Dua Wisatawan Austria yang Jatuh di Cunca Wulang Labuan Bajo

Polres Manggarai Barat kini tengah mendalami kasus dua turis WNA tewas di tempat pariwisata air terjun Cunca Wulang Labuan Bajo.

Tayang:
Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/HO
DUGAAN KELALAIAN PENGELOLA - Kondisi jembatan kayu di Cunca Wulang Labuan Bajo. Polres Manggarai Barat Usut Dugaan Kelalaian Pengelolah Penyebab dua turis WA tewas di Cunca Wulang, Labuan Bajo 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Chrisantus Gonsales

POS-KUPANG.COM, LABUAN BAJO - Identitas dua wisatawan asal Austria yang diduga jatuh dan meninggal dunia di tempat wisata Cunca Wulang, Desa Cunca Wulang, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat. 

Minggu (24/5/2026), kedua wisatawan tersebut bernama Juergen (55),  jenis kelamin laki-laki dan Astrid (57) jenis kelami perempuan. 

Polres Manggarai Barat kini tengah mendalami kasus dua turis WNA tewas di tempat pariwisata air terjun Cunca Wulang Labuan Bajo.

Dua wisatawan Austria dilaporkan jatuh di obyek wisata air terjun Cunca Wulang, Desa Cunca Wulanh, Kecamatan Mbeliling Labuan Bajo pada Minggu (24/5/2026). 

Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang menegaskan akan melakukan penegakan hukum secara transparan untuk menyelidiki kelayakan infrastruktur wisata serta melihat adanya potensi kelalaian pengelola yang mengakibatkan hilangnya nyawa orang lain, sebagaimana diatur dalam Pasal 359 KUHP.

"Kami tidak main-main dengan keselamatan wisatawan yang berkunjung ke wilayah Manggarai Barat. Tim Identifikasi (Inafis) Sat Reskrim Polres Manggarai Barat saat ini sedang melakukan olah TKP mendalam untuk memeriksa kelayakan teknis jembatan kayu tersebut," tegas Kapolres Christian Kadang.

Ia menambahkan, pihak kepolisian juga akan segera melayangkan surat pemanggilan resmi kepada pihak pengelola destinasi wisata demi mengusut tuntas aspek keselamatan operasional.

"Kami juga akan memanggil pihak pengelola destinasi wisata Cunca Wulang untuk dimintai keterangan secara intensif terkait standar keselamatan (SOP) dan pemeliharaan infrastruktur yang mereka terapkan selama ini," tambahnya.

Mengingat kedua korban merupakan warga negara asing, Polres Manggarai Barat juga bergerak cepat mengaktifkan jalur diplomasi kepolisian. Melalui koordinasi dengan Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Polri, kepolisian daerah kini tengah menjalin komunikasi intensif dengan Kedutaan Besar Austria di Jakarta.

"Koordinasi dengan pihak Kedutaan Besar Austria terus kami lakukan secara intensif. Ini mencakup penanganan dokumen-dokumen resmi, pengamanan barang-barang pribadi korban yang masih tertinggal di tempat penginapan, serta memfasilitasi proses repatriasi atau pemulangan jenazah kedua korban kembali ke negara asal mereka sesegera mungkin," papar Christian.

Saksi mata tragedi nahas di obyek wisata air terjun Cunca Wulang, Manggarai Barat, Muhardin mengungkapkan kronologi kejadian yang menewaskan dua wisatawan asal Austria, Minggu (24/5/2026). 

Ia menuturkan, sebelum kejadian, kedua korban yakni Jurgen dan Astrid tiba di kawasan wisata Air Terjun Cunca Wulang sekitar pukul 09.20 Wita. Mereka didampingi oleh sopir pribadi mereka, Julius Mam (45). 

Setelah menyelesaikan proses registrasi administrasi di pos tiket, kedua warga negara asing (WNA) tersebut memulai perjalanan tapak (trekking) menuju titik air terjun dengan dipandu olehnya.

Setibanya di jembatan gantung kayu yang membentang tinggi di atas aliran sungai berbatu, kedua korban berniat mengabadikan momen kebersamaan mereka dalam sebuah video pendek. Mereka kemudian menyerahkan telepon genggam kepada dirinya meminta untuk merekam perjalanan mereka dari arah belakang.

Baca juga: Polres Mabar Usut Dugaan Kelalaian Pengelola Penyebab Turis WNA Tewas di Cunca Wulang Labuan Bajo

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved