NTT Terkini
Wapres Gibran : Amfoang Terisolir, Jembatan Kapsali dan Termanu Hancur
Wapres RI Gibran Rakabuming Raka menyebut daerah Amfoang di Kabupaten Kupang sangat terisolir. Infrastruktur dasar seperti jalan dan jembatan
"Teman-teman mahasiswa menyampaikan aspirasi terkait infrastruktur di Amfoang. Tadi kita sudah lihat dua jembatan yang rusak. Saya lihat cukup parah. Desa ini, keadaannya kurang baik, terisolasi, saya mohon maaf sekali," kata Gibran Rakabuming Raka.
"Setelah pulang dari sini, saya akan berkoordinasi dengan Kementerian terkait untuk solusi terbaik," tambah mantan Wali Kota Solo itu.
Gibran Rakabuming Raka menyebut, akibat dari kerusakan infrastruktur itu, anak sekolah harus basah dan menyebrang sungai ketika bersekolah. Wapres Gibran juga meminta adanya perhatian pada sektor kesehatan. Terlebih ibu-ibu hamil.
Gibran Rakabuming Raka meminta Gubernur NTT dan Bupati Kupang agar memberi atensi terhadap masalah itu. "Mohon atensinya Pak Gubernur," kata Gibran Rakabuming Raka.
Gibran Rakabuming Raka kemudian meminta seorang ibu hamil yang berada di lokasi itu untuk duduk dan melarang ibu tersebut menggendong anaknya. Gibran bahkan menyodorkan kursi yang ia gunakan ibu tersebut.
Dalam dialog, warga Amfoang mengeluh terkait mahalnya harga bahan bakar minyak (BBM). “Bapak ibu kalau beli BBM berapa?” tanya Wapres Gibran kepada warga. “Rp25 ribu,” jawab warga.
Gibran Rakabuming Raka kemudian kembali bertanya kepada salah satu warga mengenai jumlah BBM yang biasa dibeli untuk kebutuhan kendaraan sehari-hari. “Bapak beli berapa liter?” tanya Gibran.
“Dua liter bapak, dua liter Rp50 ribu,” jawab warga.
Warga mengaku BBM tersebut digunakan untuk kebutuhan sepeda motor dan biasanya bertahan hingga satu minggu.
Mendengar kondisi tersebut, Gibran Rakabuming Raka langsung merespons dan memastikan pemerintah akan segera melakukan koordinasi dengan pihak terkait.
“Nanti kita segera koordinasikan dengan Kementerian ESDM dan Pertamina,” ujar Gibran Rakabuming Raka di hadapan warga.
Warga juga menyampaikan bahwa sebagian besar masyarakat di Amfoang masih menggunakan kayu bakar untuk memasak sehari-hari. Selain persoalan BBM, masyarakat juga menyampaikan berbagai keluhan lain seperti jalan rusak, jembatan putus, hingga pelayanan kesehatan.
Dalam kunjungan tersebut, Wapres turut didampingi Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena dan Wakil Bupati Kupang Aurum Titu Eki.
Percepatan Industri Garam
Pada pagi harinya, Gibran Rakabuming Raka meninjau Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN) di Kecamatan Rote Timur, Kabupaten Rote Ndao guna memastikan pengembangan industri garam nasional berjalan optimal dan mendukung target swasembada pangan pemerintah.
| Dharma Wanita Dinas Koperasi NTT Turun Mengajar, Pelaja di Kupang Didorong Bentuk Koperasi Sekolah |
|
|---|
| Kisah Petugas PLN Jaga Terang Nonstop demi Kunjungan Wapres dan Hilirisasi Garam |
|
|---|
| Bank NTT Kukuhkan Dividen Rp151 Miliar Pada Tahun Buku 2025, Charlie Paulus Akui Dibawah Target |
|
|---|
| UT Kupang Gelar Seminar Akademik Bertajuk "Kuliah di Universitas Terbuka Tanpa Stres" |
|
|---|
| Forum Alumni dan PC IKA PMII NTT Tolak Muswil, Dinilai Tertutup dan Sarat Kepentingan Politik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Wakil-Presiden-RI-Gibran-Rakabuming-Raka-saat-berdialog.jpg)