Longsor di Malaka
Pemdes Babotin Bergerak Cepat Mendata Dampak Longsoran di Looneke Malaka
Bencana longsoran ini akibat curah hujan tinggi yang terus mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa waktu terakhir
Ringkasan Berita:
- Pemerintah Desa Babotin bergerak cepat pasca bencana longsoran yang menimpa rumah warga di Looneke
- Bencana longsoran ini akibat curah hujan tinggi yang terus mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa waktu terakhir
- Sedikitnya terdapat delapan rumah warga yang terdampak langsung akibat bencana tersebut dengan tingkat kerusakan yang bervariasi
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Kristoforus Bota
POS-KUPANG.COM, BETUN- Pemerintah Desa Babotin, Kecamatan Botin Leobele, Kabupaten Malaka bergerak cepat pasca bencana longsoran yang menimpa rumah warga di Looneke.
Bencana longsoran ini akibat curah hujan tinggi yang terus mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa waktu terakhir.
Sedikitnya terdapat delapan rumah warga yang terdampak langsung akibat bencana tersebut dengan tingkat kerusakan yang bervariasi.
Kepala Desa Babotin, Viktorius Bou dikonfirmasi POS-KUPANG.COM, Rabu (13/5/2026) melalui telepon seluler membenarkan adanya bencana longsor tersebut.
Baca juga: BREAKING NEWS: Longsor Terjang Pemukiman Warga Looneke Malaka Sejumlah Rumah Rusak Parah
Ia mengaku telah turun langsung ke lokasi dan melihat kondisi warga yang terdampak.
“Jadi longsor itu bukan terjadi sekali saja. Itu sudah berlangsung cukup lama, dan sejauh ini terus terjadi longsor susulan setiap kali hujan. Sehingga longsor itu terus menyebar ke area pemukiman warga dan juga pekarangan sekitar,” jelas Viktorius.
Ia mengatakan pihak desa telah melakukan pendataan terhadap warga terdampak dan melaporkan kondisi tersebut kepada instansi terkait untuk segera ditindaklanjuti.
“Pada saat Musrembang Kecamatan kemarin itu sudah kami laporkan secara resmi ke dinas terkait, khususnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malaka terkait kondisi ini. Cuman memang sampai saat ini juga belum ada tindak lanjut,” pungkasnya.
Baca juga: Longsor Terus Meluas di Looneke Malaka, Delapan Rumah Warga Rusak Parah
Meski demikian, pemerintah desa berharap kondisi yang dialami warga Looneke dapat segera mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Malaka mengingat ancaman longsor susulan masih sangat besar selama curah hujan tinggi terus berlangsung.
Diberitakan sebelumnya, Hujan dengan intensitas tinggi yang terus mengguyur wilayah Kabupaten Malaka dalam beberapa waktu terakhir memicu terjadinya bencana longsor di Looneke, Desa Babotin, Kecamatan Botin Leobele, pada Selasa (12/5/2026).
Longsor tersebut menghantam kawasan permukiman warga dan menyebabkan sejumlah rumah mengalami kerusakan serius hingga warga terpaksa mengungsi demi keselamatan.
Pantauan POS-KUPANG.COM di lokasi kejadian, menunjukkan kondisi tanah di sekitar permukiman warga mengalami pergeseran cukup parah. Guncangan longsor yang bergerak dari area dekat kali, menyebabkan tanah di sekitar rumah warga amblas dan retak, sehingga mengancam bangunan yang berada di atasnya.
Baca juga: Pemkab Malaka Investigasi Longsor di Babotin Selatan, Akses Jalan Vital Segera Diperbaiki
Sejumlah rumah warga terlihat mengalami kerusakan berat. Dinding rumah tampak retak bahkan pecah di beberapa bagian, sementara lantai rumah juga mengalami keretakan cukup besar hingga terbelah.
Kondisi paling mengkhawatirkan terlihat pada sebuah rumah yang kini menggantung akibat bagian tanah di dekat fondasi belakang rumah longsor dan ambruk.
Kerusakan akibat longsor tersebut membuat sebagian warga tidak lagi berani menempati rumah mereka. Beberapa warga memilih meninggalkan rumah dan mengungsi sementara ke rumah kerabat yang dinilai lebih aman untuk menghindari kemungkinan longsor susulan.(ito)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Warga-saat-menyaksikan-kondisi-rumah-warga-yang-rusak.jpg)