NTT Terkini
RSUP Ben Mboi Siapkan Layanan Penyakit Kanker, Bisa Gunakan BPJS Kesehatan
Dokter Robinzon meminta masyarakat untuk bisa menggunakan layanan pemeriksaan dan penanganan penyakit kanker di RSUP Ben Mboi Kupang
Penulis: Irfan Hoi | Editor: Oby Lewanmeru
Ringkasan Berita:
- Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr. Ben Mboi Kupang telah menyiapkan layanan kesehatan untuk penyakit kanker
- Layanan ini telah terkoneksi dengan BPJS Kesehatan
- Direktur RSUP Ben Mboi Kupang dr. Robinzon Gunawan Fanggidae mengatakan, kanker merupakan salah satu fokus layanan kesehatan dan Pemerintah, termasuk di RSUP Ben Mboi Kupang.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi
POS-KUPANG.COM, KUPANG – Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr. Ben Mboi Kupang telah menyiapkan layanan kesehatan untuk penyakit kanker.
Layanan ini bahkan telah terkoneksi dengan BPJS Kesehatan.
Direktur RSUP Ben Mboi Kupang dr. Robinzon Gunawan Fanggidae mengatakan, kanker merupakan salah satu fokus layanan kesehatan dan Pemerintah, termasuk di RSUP Ben Mboi Kupang.
"Kementerian Kesehatan itu prioritas layanan kesehatan di rumah sakit itu empat, KJSU. Kanker, Jantung, Stroke dan Uronefrologi," katanya, Selasa (21/4/2026) di ruang kerjanya.
Baca juga: RSUP Ben Mboi Kupang Hadirkan Layanan CAPD untuk Pasien Gagal Ginjal
Dokter Robinzon mengatakan, empat penyakit ini memiliki jumlah penanganan terbanyak bahkan paling banyak angka kematian. KJSU, menjadi program prioritas Kemenkes, khususnya di RS Ben Mboi.
Khusus penyakit kanker, sejak mulai beroperasinya RS Ben Mboi Kupang, salah satu fokus utama adalah kanker. Dia menjelaskan, jika kanker payudara maka akan diambil jaringan dan dilanjutkan dengan pemeriksaan laboratorium oleh dokter patologi anatomi.
Demikian juga dengan kanker serviks. Pasien dilakukan swab kemudian diperiksa untuk memastikan tingkat keparahan. Itu merupakan metode awal. Perkembangannya pun semakin meningkat, dengan dilakukan operasi.
"Begitu ganas, payudara diangkat. Ada yang diangkat parsial, ada yang semua. Kanker serviks, orang sudah bisa angkat rahim dengan kelenjar sekitar, tujuannya supaya bersih," katanya.
Selain itu, penanganan untuk pasien kanker terus mengalami perkembangan dengan pola lanjutan yakni kemoterapi. Langkah ini, setelah dilakukan penanganan awal maupun operasi. Namun, ada beberapa kasus kanker tidak perlu dilakukan tindakan operasi.
Menurut dia, kemoterapi sendiri merupakan pemberian obat agar membasmi kanker pada pasien. Meski demikian, penggunaan kemoterapi tergantung level atau stadium kanker itu.
"Dan itu perkembangan itu, di RS Ben Mboi sudah sampai ke tahap itu. Untuk layanan kanker, sampai kemoterapi," katanya.
Dokter Robinzon menyebut, layanan untuk kanker itu telah terhubung ke BPJS Kesehatan. Sehingga, pasien yang memiliki BPJS Kesehatan bisa dilayani pada pola kemoterapi. Dia mengaku, jumlah pasien untuk kanker di RS ini terus meningkat.
Artinya, ujar dia, angka kanker sebetulnya tidak sedikit. Justru jumlahnya terus bertambah. Dengan menegakan diagnosis, maka bisa diketahui jenis kanker dan lebih dini dilakukan penanganan. Bahkan, telah ada temuan untuk menentukan model kanker agar ada pemberian rekomendasi kemoterapi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/DIRUT-RSUP-BEN-MBOI.jpg)