Jumat, 8 Mei 2026

NTT Terkini 

RSUP Ben Mboi Kupang Hadirkan Layanan CAPD untuk Pasien Gagal Ginjal

Pada kegiatan ini turut hadir tim dokter ahli yang memberikan pendampingan dan penguatan kapasitas tenaga kesehatan di RS Ben Mboi.

Tayang:
Penulis: Michaella Uzurasi | Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/HO
KUALITAS PELAYANAN - RSUP Ben Mboi Kupang terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat dengan menghadirkan layanan Continuous Ambulatory Peritoneal Dialysis (CAPD) bagi pasien dengan gagal ginjal pada Senin, 09/03/2026. 
Ringkasan Berita:
  • RS Ben Mboi terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat
  • Hadirkan pelayanan CAPD untuk pasien gagal ginjal
  • CAPD merupakan salah satu metode terapi pengganti ginjal yang memungkinkan pasien melakukan proses dialisis secara mandiri di rumah

 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Michaella Uzurasi 
POS-KUPANG.COM, KUPANG - RS Ben Mboi terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat dengan menghadirkan layanan Continuous Ambulatory Peritoneal Dialysis (CAPD) bagi pasien dengan gagal ginjal pada Senin, (9/3/2026). 

CAPD merupakan salah satu metode terapi pengganti ginjal yang memungkinkan pasien melakukan proses dialisis secara mandiri di rumah.

Metode ini menjadi alternatif selain hemodialisis yang umumnya dilakukan di rumah sakit. Dengan CAPD, pasien memiliki fleksibilitas lebih dalam menjalani aktivitas sehari-hari karena proses terapi dapat dilakukan sendiri secara berkala.

Berdasarkan rilis yang diterima POS-KUPANG.COM, Selasa, 10/03/2026, Direktur Utama dr. Robinzon Gunawan Fanggidae, Sp.An menjelaskan bahwa layanan ini memberikan harapan baru bagi pasien gagal ginjal di Nusa Tenggara Timur.

Baca juga: RSUP Ben Mboi Kupang Raih Penghargaan, Pionir Transformasi Layanan Stroke di Indonesia Timur

“Layanan CAPD memungkinkan pasien menjalani terapi dialisis secara mandiri di rumah. Tentu sebelum itu pasien akan mendapatkan edukasi serta pendampingan dari dokter spesialis kami agar prosesnya dapat dilakukan dengan aman dan nyaman,” jelas dr. Robinzon.

Sebelum pasien menjalankan CAPD secara mandiri, mereka akan mendapatkan edukasi serta pendampingan intensif dari dokter spesialis dan tenaga kesehatan yang telah terlatih.

Pendampingan ini bertujuan memastikan pasien memahami prosedur, menjaga kebersihan, serta mampu melakukan terapi dengan aman dan efektif.

Pengembangan layanan CAPD di RS Ben Mboi juga mendapat dukungan dari rumah sakit pengampu, yaitu RS Ngoerah Bali.

Pada kegiatan ini turut hadir tim dokter ahli yang memberikan pendampingan dan penguatan kapasitas tenaga kesehatan di RS Ben Mboi.

Tim ahli tersebut dipimpin oleh Dr. Dr. Yenny Kandarini, Sp.PD-KGH, serta didampingi oleh Pof. Dr. dr. Gede Wirya Kusuma Duarsa, M.Kes., MATS., Sp.U (K), bersama tenaga kesehatan I Ketut Adi Sumantara, A.Md.Kep, dan Ni Made Santiarini, A.Md.Kep.

Melalui kolaborasi ini, diharapkan layanan CAPD di RS dr. Ben Mboi Kupang dapat berjalan optimal sehingga semakin banyak pasien gagal ginjal di Nusa Tenggara Timur yang mendapatkan akses terapi yang lebih mudah, aman, dan berkualitas.

Dengan hadirnya layanan CAPD, RS Ben Mboi Kupang terus berupaya memperluas inovasi layanan kesehatan serta meningkatkan kualitas hidup pasien gagal ginjal melalui pilihan terapi yang lebih fleksibel dan berkelanjutan. (uzu)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved