Senin, 20 April 2026

NTT Terkini

Akselerasi Pembayaran THR 2026 di NTT Capai Rp255,41 Miliar

pemerintah bergerak cepat untuk memastikan hak para pegawai tersalurkan tepat waktu dengan berbagai capaian penyaluran di sejumlah kategori penerima

Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/YUAN LULAN
Kakanwil DJPb Provinsi NTT, Adi Setiawan  

Ringkasan Berita:
  • Proses penyaluran Tunjangan Hari Raya (THR) tahun 2026 terus menunjukkan progres positif
  • Data monitoring per 16 Maret 2026, akumulasi realisasi pembayaran THR yang telah diproses mencapai Rp255,41 miliar
  • Pemerintah bergerak cepat untuk memastikan hak para pegawai tersalurkan tepat waktu 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yuan Lulan

POS-KUPANG.COM, KUPANG – Proses penyaluran Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, Polri, serta pegawai non-PNS di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) terus menunjukkan progres positif.

Berdasarkan data monitoring per 16 Maret 2026, akumulasi realisasi pembayaran THR yang telah diproses mencapai Rp255,41 miliar atau sekitar 93,21 persen dari total pagu sebesar Rp274 miliar.

Informasi tersebut disampaikan melalui rilis resmi DJPb NTT yang diterima POS-KUPANG.COM pada Selasa (17/3/2026).

Dalam rilis tersebut dijelaskan, pemerintah bergerak cepat untuk memastikan hak para pegawai tersalurkan tepat waktu dengan berbagai capaian penyaluran di sejumlah kategori penerima.

Baca juga: Setelah THR 2026, ASN Siap-siap lagi Terima Gaji ke-13, Airlangga Pastikan Cair Juni,Ini Besarannya

Untuk kategori PNS, TNI dan Polri, realisasi pembayaran telah mencapai Rp145,34 miliar atau sekitar 87 persen dari target, dengan jumlah penerima sebanyak 33.756 orang.

Sementara itu, untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), realisasi pembayaran telah mencapai Rp22,56 miliar atau sekitar 72 persen dari target bagi 8.471 penerima.

Adapun pembayaran bagi Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN) telah melampaui target awal dengan nilai mencapai Rp5,7 miliar atau 100 persen.

Selain itu, komponen Tunjangan Kinerja (Tunkin) mencatatkan persentase tertinggi sesuai target dengan total nominal sekitar Rp80 miliar.

Keberhasilan percepatan penyaluran THR ini juga didukung oleh kinerja enam Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) di wilayah NTT yang mengawal proses pencairan.

Baca juga: Pemerintah Terbitkan Aturan THR 2026 untuk Karyawan Swasta, Ini Besarannya

KPPN Atambua tercatat sebagai satuan kerja dengan persentase realisasi SP2D tertinggi sesuai target.

Sementara KPPN Larantuka mencatat realisasi mencapai 97,67 persen, KPPN Waingapu 96,97 persen, KPPN Ende 93,96 persen, KPPN Kupang yang memiliki pagu terbesar telah menyalurkan 91,45 persen dari target, dan KPPN Ruteng mencapai 91,20 persen.

Penyaluran THR yang dilakukan tepat waktu ini merupakan hasil kolaborasi intensif antara KPPN dengan berbagai satuan kerja (satker) di wilayah NTT.

Koordinasi yang responsif dalam penyampaian Surat Perintah Membayar (SPM) yang akurat dinilai membantu meminimalisir terjadinya retur Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) serta mempercepat distribusi dana ke rekening para penerima.

Secara lebih luas, pencairan dana THR sebesar lebih dari seperempat triliun rupiah ini diharapkan dapat menjadi stimulus ekonomi bagi masyarakat di NTT.

Baca juga: Pembayaran THR 2026 di NTT Mencapai Rp123 Miliar, PPPK Serap Rp14,9 M

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved