Kamis, 30 April 2026

NTT Terkini 

Kepuasan Awal Melki-Johni Positif, Tapi Ekonomi dan Jalan Rusak Jadi Alarm Serius

Ia juga menilai salah satu kekuatan Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, adalah pendekatan tatap muka dengan masyarakat.

Tayang:
Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/ONONG BORO
PAPARKAN HASIL SURVEY -- Direktur Voxpol Center, Pangi Syarwi Chaniago, memaparkan hasil survei kepuasan masyarakat terhadap satu tahun kinerja Gubernur dan Wakil Gubernur NTT Melki–Johni dalam diskusi publik yang digelar di Aula Utama El Tari, Kupang, Jumat (20/2/2026). 

Ringkasan Berita:

 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eugenius Suba Boro

POS-KUPANG.COM, KUPANG — Direktur Voxpol Center, Pangi Syarwi Chaniago, memaparkan hasil survei kepuasan masyarakat terhadap satu tahun kinerja Gubernur dan Wakil Gubernur NTT Melki–Johni dalam diskusi publik yang digelar di Aula El Tari, Kupang, Jumat (20/2/2026).

Dalam pemaparannya, Pangi menegaskan bahwa survei tersebut dilakukan pada pertengahan Januari 2026, sebelum peristiwa meninggalnya siswa SD di Ngada yang menyita perhatian publik.

“Survei ini dilakukan di pertengahan Januari, sebelum tragedi siswa SD di Ngada,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa hasil survei disusun secara objektif dan berbasis data lapangan. “Survei itu berbasis empirik objektif, apa yang dilihat itu yang dilaporkan,” tegasnya.

Baca juga: Gubernur NTT Sebut Hasil Survei Bisa Berbeda Jika Dilakukan Pasca Kasus YBR di Ngada

Menurut Pangi, satu tahun masa kepemimpinan bukanlah waktu yang singkat, namun juga belum terlalu panjang untuk mengukur capaian secara menyeluruh. “Dari data yang ada, satu tahun bukan waktu yang singkat dan juga bukan waktu yang lama, tapi itu merupakan modal awal, pondasi awal bagi gubernur untuk bekerja ke depan,” katanya.

Ia juga menilai salah satu kekuatan Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, adalah pendekatan tatap muka dengan masyarakat.

“Modal Gubernur Pa Melki adalah modal tatap muka. Dari saya pantau di media sosial, sejauh mana kemampuan beliau untuk face to face, bersalaman. Dari modal kepala daerah ini akan dilihat tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja gubernur,” jelasnya.

Dalam presentasinya, Pangi memaparkan bahwa survei dilakukan secara langsung (tatap muka), bukan secara daring. Sampling frame menyasar masyarakat secara langsung di seluruh wilayah NTT, dengan jumlah sampel terbanyak berasal dari Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), disusul Kabupaten Kupang serta kabupaten/kota lainnya di NTT.

Komposisi responden berdasarkan gender berimbang, yakni 50 persen pria dan 50 persen wanita.

Dari sisi usia, responden terbagi atas:

Usia di bawah 17 tahun: 8,4 persen
Usia 24–39 tahun: 35,9 persen
Usia 40–55 tahun: 35,1 persen
Usia di atas 56 tahun: 20,6 persen

Berdasarkan agama, mayoritas responden beragama Katolik sebesar 56,9 persen, Protestan 36,5 persen, dan Islam 6,6 persen.

Sementara berdasarkan suku, responden terbanyak berasal dari suku Timor (20 persen) dan suku Manggarai (17,9 persen). Selain itu, survei juga mengklasifikasikan responden berdasarkan tingkat pendidikan, pekerjaan, dan pendapatan.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved