Selasa, 28 April 2026

Timor Tengah Selatan Terkini

Nelayan Kuanfatu Diduga Terseret Arus Laut, Di Perairan Pantai Oetune TTS

Yeremias Tenis, nelayan asal Desa Kele, Kecamatan Kuanfatu, Kabupaten TTS dilaporkan hilang sejak lima hari lalu.

POS-KUPANG.COM/POS KUPANG/HO.KADES.NILA 
ilustrasi 
Ringkasan Berita:
  • Yeremias Tenis, nelayan asal Desa Kele, Kecamatan Kuanfatu, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) dilaporkan hilang sejak lima hari lalu. Kuat dugaan korban terseret arus laut di perairan Pantai Oetune Kecamatan Kualin, TTS. 
  • Tim Gabungan Polres TTS, Polsek Kualin, Basarnas Provinsi NTT langsung terjun ke lokasi melakukan pencarian sejak Jumat (13/2) hingga Senin (16/2), namun korban belum juga ditemukan.
 

 

POS-KUPANG.COM, SOE – Yeremias Tenis, nelayan asal Desa Kele, Kecamatan Kuanfatu, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) dilaporkan hilang sejak lima hari lalu. Kuat dugaan korban terseret arus laut di perairan Pantai Oetune Kecamatan Kualin, TTS. 

Tim Gabungan Polres TTS, Polsek Kualin, Basarnas Provinsi NTT langsung terjun ke lokasi melakukan pencarian sejak Jumat (13/2) hingga Senin (16/2), namun korban belum juga ditemukan.

Kapolres TTS AKBP Hendra Dorizen.SH.SIk.MH, melalui Kabag Ops AKP Agus H D Solle didampingi Kasat Samapta Iptu Sunaryo.SH, dan Kapolsek Kualin, Ipda Inasius Aoliso.SH, menjelaskan, korban Yeremias adalah warga RT 12 RW 06 Dusun 03 Desa Kele, Kecamatan Kuanfatu

"YN dilaporkan hilang pada Kamis 12 Februari 2026 lalu sekira pukul 17:00 Wita. Korban sempat menghubungi keluarganya melalui sabungan telepon seluler  bahwa mesin perahu yang digunakan mengalami kerusakan saat berada di perairan Pantai Oetune, " jelas Solle.

Selanjutnya dalam komunikasi terakhir tersebut korban mengaku jika perahunya hanyut terbawah arus akibat mesin mati. Setelah itu korban tidak dapat dihubungi kembali, sehingga keluarga bersama rekan nelayan setempat melakukan pencarian secara mandiri sejak (12/2/2026) hingga (13/2/2026) namun upaya tersebut belum membuahkan hasil.

"Pada Jumat (13/2/2026) sekitar pukul 23:15 Wita, keluarga melalui Apriyanto Sun resmi melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kualin. Berdasarkan laporan tersebut aparat Polsek Kualin berkordinasi dengan aparat Polres TTS dan Basarnas Provinsi NTT, Pemerintah Kecamatan Kualin, BPBD TTS sebagai upaya tindak lanjut mencari YN," tambahnya.

Tim Gabungan mulai melakukan pencarian dengan metode penyisiran sepanjang Pantai Oetune menuju Muara Toineke mengikuti arah arus dan gelombang laut namun korban belum ditemukan.

Upaya pencarian hingga hari kelima pada, Senin (16/2) namun korban belum juga di temukan. Kendati demikian tim gabungan memastikan pencarian akan terus dilakulan dan dilanjutkan sesuai prosedur operasi Basarmas hingga korban diketahui dan ditemukan keberadaannya," jelas Solle. (any) 

 

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved