Ngada Terkini
Menteri P3A RI Tinjau Rumah Aman Bajawa, Begini Komentarnya
Menteri P3A Republik Indonesia, Dra. Hj. Arifatul Choiri Fauzi, M.Si, melakukan kunjungan kerja perdana di Kabupaten Ngada
Ringkasan Berita:
- Kunjungan Arifatul Choiri Fauzi pasca insiden tragis meninggalnya Siswa Kelas IV SD di Kecamatan Jerebu’u, Kabupaten Ngada, dengan cara tidak wajar, Selasa (29/1/2026).
- Setibanya di Bajawa, Arifatul Choiri Fauzi, yang didampingi Kepala Dinas P3AP2KB Provinsi NTT, Ruth Diana Laiskodat, langsung mengunjungi Rumah Aman Bajawa.
- Kunjungan ini bertujuan meninjau secara langsung layanan perlindungan dan pendampingan bagi perempuan dan anak korban kekerasan.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Charles Abar
POS-KUPANG.COM, BAJAWA - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Republik Indonesia, Dra. Hj. Arifatul Choiri Fauzi, M.Si, melakukan kunjungan kerja perdana di Kabupaten Ngada dengan fokus utama meninjau layanan di Rumah Aman Bajawa, Kamis (12/2/2026).
Menteri Arifatul Choiri Fauzi tiba di Bandara Turelelo Soa dan disambut Wakil Bupati Ngada, Bernadinus Dhey Ngebu, SP, bersama Pejabat Sekda Ngada, para Asisten Setda, serta pimpinan perangkat daerah.
Penyambutan ditandai dengan pengalungan selempang sebagai simbol penghormatan dari Pemerintah Kabupaten Ngada.
Kunjungan Arifatul Choiri Fauzi pasca insiden tragis meninggalnya Siswa Kelas IV SD di Kecamatan Jerebu’u, Kabupaten Ngada, dengan cara tidak wajar, Selasa (29/1/2026).
Setibanya di Bajawa, Arifatul Choiri Fauzi, yang didampingi Kepala Dinas P3AP2KB Provinsi NTT, Ruth Diana Laiskodat, langsung mengunjungi Rumah Aman Bajawa.
Kunjungan ini bertujuan meninjau secara langsung layanan perlindungan dan pendampingan bagi perempuan dan anak korban kekerasan.
Di lokasi tersebut, Arifatul Choiri Fauzi mendengarkan paparan pengelola terkait mekanisme penanganan kasus, proses rehabilitasi, pendampingan psikososial, hingga dukungan lintas sektor yang selama ini berjalan.
Arifatul Choiri Fauzi juga menyoroti kebutuhan penguatan layanan, baik dari sisi sumber daya manusia, fasilitas, maupun koordinasi antar instansi.
Selain meninjau fasilitas dan berdialog dengan para pendamping, Arifatul Choiri Fauzi turut menyerahkan bingkisan kepada anak-anak yang berada di Rumah Aman sebagai bentuk perhatian dan dukungan moril dari pemerintah pusat terhadap proses pemulihan korban.
Kunjungan ini menjadi bagian dari agenda kerja tiga hari Menteri P3A RI di Ngada, terhitung sejak (12/2/2026) hingga (14/2/2026), yang berfokus pada penguatan sistem perlindungan perempuan dan anak di daerah.
Usai dari Rumah Aman, Arifatul Choiri Fauzi bersama rombongan melanjutkan agenda ke Rumah Kevikepan Bajawa untuk berdialog dengan para pastor terkait peran lembaga keagamaan dalam mendukung upaya perlindungan perempuan dan anak serta membangun kolaborasi lintas sektor.
Kunjungan perdana ini diharapkan mempererat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang aman, inklusif, dan responsif bagi perempuan dan anak di Kabupaten Ngada.
Kepala UPTD P3A Kabupaten Ngada, Veronika Milo, menegaskan pihaknya akan melakukan sosialisasi dan edukasi secara intensif di sekolah-sekolah, terutama yang dinilai rentan.
“Akan melakukan edukasi secara intens kepada sekolah-sekolah, tidak hanya di Kecamatan Jerebu’u, tetapi juga sekolah-sekolah yang rentan,” ungkap Veronika Milo.
| Alber Bura Nelayan Asal Aimere Ngada Senang Dapat Mesin Ketinting Setelah Puluha Tahun Melaut |
|
|---|
| Puluhan Kader NasDem Ngada Aksi Damai, Desak Tempo Minta Maaf Sebulan Berturut-turut |
|
|---|
| Data April 2026, Program MBG di Provinsi NTT Serap 12 Ribu Tenaga Kerja Lokal |
|
|---|
| Pelayanan di Kantor Baru Samsat Ngada Ditingkatkan, Sosialisasi Pergub BBM Bersubsidi Digencarkan |
|
|---|
| Pasien Hemodialisa di RSUD Bajawa Meningkat, Manajemen Siapkan Penambahan Mesin |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Menteri-Pemberdayaan-Perempuan-dan-Perlindungan-Anak-di-Ngada.jpg)