Selasa, 2 Juni 2026

Perang AS vs Iran

Serang Pangkalan Amerika Serikat, Iran: Setiap Serangan akan Dibalas!

Iran membalas serangan militer Amerika Serikat dengan menargetkan pangkalan udara AS.

Tayang:
Editor: Alfons Nedabang
ISTIMEWA
Amerika Serikat umumkan perang berakhir, tapi jet tempur F/A-18 Super Hornet AS masih menyerang kapal tanker minyak Iran di Teluk Oman. 

AFP melaporkan bahwa pembicaraan selama beberapa pekan belum menghasilkan kesepakatan untuk mengakhiri perang maupun membuka kembali Selat Hormuz, jalur pelayaran penting bagi pasokan minyak dunia.

Presiden AS Donald Trump mengatakan, prioritas utama Washington adalah memastikan Iran tidak memiliki senjata nuklir dan membuka kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz.

“Jaminan yang harus saya miliki adalah tidak akan ada senjata nuklir. Mereka telah menyetujuinya, dan itu sangat menarik,” kata Trump dalam wawancara dengan Lara Trump. 

Trump juga menegaskan melalui Truth Social bahwa rancangan kesepakatan yang diajukan “menyatakan dengan sangat jelas bahwa Iran tidak akan memiliki senjata nuklir”.

Baca juga: AS Tegaskan Mampu Perang Lagi Lawan Iran

Namun Teheran menyatakan bahwa masih banyak persoalan yang belum terselesaikan. “Kami tidak akan menyetujui kesepakatan apa pun sampai kami yakin hak-hak rakyat Iran telah dipenuhi,” kata negosiator utama Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi juga meminta publik tidak berspekulasi mengenai hasil pembicaraan. “Sampai ada kesimpulan yang jelas tercapai, semua yang dikatakan saat ini hanyalah spekulasi,” ujarnya.

Konflik Lebanon ikut menghambat perdamaian Selain isu nuklir dan sanksi ekonomi, konflik di Lebanon turut menjadi hambatan besar dalam upaya mencapai perdamaian yang lebih luas.

Iran menegaskan bahwa setiap kesepakatan damai harus mencakup penghentian pertempuran di Lebanon.

Sementara itu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Minggu (31/5/2026) menyatakan telah memerintahkan pasukan Israel bergerak lebih jauh ke wilayah Lebanon dalam operasi melawan kelompok Hezbollah yang didukung Iran. (*)

Sumber: Kompas.com

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lain di GOOGLE NEWS

 

Sumber: Pos Kupang
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved