Minggu, 31 Mei 2026

Wartawan Tribun Melawat ke Australia

Nila Tanzil Berbagi Tips Kuliah di Negeri Kanguru

Indonesia peringkat keenam negara paling banyak mahasiswanya yang kuliah di Australia.  Jumlahnya 20.403 orang.

Tayang:
Editor: Dion DB Putra
TRIBUN NETWORK/DOMU D. AMBARITA
DISKUSI - elegasi wartawan Indonesia berdiskusi tentang isu-isu Asia, termasuk Indonesia, di kampus Universitas RMIT (Royal Melbourne Institute of Technology), Melbourne, Australia, Jumat (22/5/2026). 

Selanjutnya bertemu Professor L. Gordon Flake, pakar hubungan internasional, kebijakan luar negeri, dan geopolitik terkemuka di kawasan Indo-Pasifik. Gordon, warga Amerika, telah pindah ke Australia sejak 2014. 

Ia Chief Executive Officer (CEO) Perth USAsia Centre yang berbasis di The University of Western Australia (UWA), Perth.

Setelah di Kota Melbourne, delegasi berbincang dengan Indonesianis Profesor Edward Buckingham. 

Ia guru besar manajemen Monash Business School, Melbourne, sekaligus Program Director untuk Master in Business Innovation (MBI) di Monash University Indonesia di BSD, Tangerang. 

Edward menjabat Chair Victoria Chapter Australia Indonesia Business Counsil (AIBC). Ia juga pengusaha.

Hari yang sama, bertemu dengan dua orang yang pernah tinggal di Indonesia. Tito Ambyo, wartawan Indonesia/Australia dan dosen di Universitas RMIT. 

Satu lagi, Dr Nasya Bahfen, dosen dan peneliti perilaku remaja pada Department of Politics Media and Philosophy, Universitas La Trobe. 

Kemudian Rachel Thompson, Chief Executive Officer (CEO) Asialink Universitas Melbourne. 

Asialink adalah pusat kerja sama, lembaga pemikir (think tank), dan penggerak utama hubungan internasional di Australia dan negara-negara di kawasan Asia, termasuk Indonesia dan ASEAN.

Delegasi juga diskusi dengan pihak Southeast Asia Intelligence (SEAQ), Asia Society Australia, ASEAN-Australia Centre Universitas Royal Melbourne Institute of Technology (RMIT). Di antaranya dengan Dr Tassia Joannides, Wakil Dekan Desain RMIT School of Fahsion & Textile. 

20 Ribu Mahasiswa

Data pemerintah Australia yang dikutip Tribunnews.com dari laman education.gov.au, Indonesia peringkat keenam negara paling banyak mahasiswanya di negeri paling Selatan itu. 

Jumlah orang Indonesia, 20.403 orang; 18.817 mahasiswa lama, dan 1.586 mahasiwa baru 2026. 

Australia memang menjadi negara tujuan mahasiswa internasional untuk kuliah. Mahasiswa dari berbagai negara yang kuliah di Australia berjumlah 622.043 orang. 

Sebaran mahasiswa Indonesia yang menempuh perguruan tinggi di Benua Australia adalah mencakup 6 negara bagian. 

Negara Bagian New South Wales yang beribu kota Sydney sebanyak 10.217 mahasiswa, Victoria ibu kota Melbourne 6.088 mahasiswa, Queensland ibu kota Brisbane 1.527 mahasiswa, Australia Barat (Western Australia/WA) ibu kota Perth 1.636 mahasiswa, Australia Selatan (South Australia/SA) ibu kota Adelaide 473 mahasiswa, Tasmania (TAS) ibu kota Hobart 74 mahasiswa. 

Sumber: Pos Kupang
Halaman 2/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved