Virus Menular
Gejala Hantavirus Pada Manusia, Mirip Flu Biasa tapi Mematikan, Ini Cara Pencegahannya
Waspada, Gejala Hantavirus pada Manusia,mirip dengan Flu Biasa tapi mematikan, begini cara membedakan dan tips pencegahannya
Penulis: Adiana Ahmad | Editor: Adiana Ahmad
POS-KUPANG.COM – Dunia kedokteran telah menemukan 23 Kasus Hantavirus pada manusia sejak tahun 2024.
. Tak hanya di dunia luar, Hantavirus kini mencuat di Indonesia.
Masyarakat diimbau waspada karena penyakit zoonosis ini menjadi ancaman serius, terutama bagi penduduk yang tinggal di permukiman padat dengan sanitasi kurang terjaga.
Nah, Gejala Hantavirus pada Manusia terkadang tak disadari karena mirip dengan flu biasa.
Padahal, risikonya Mematikan. Begini cara membedakan dan tips pencegahannya
Baca juga: Opini: Gunung Es HIV di NTT- Saat Stigma Lebih Mematikan dari Virus
Mengingat bahayanya yang bisa menyebabkan gagal napas dan ginjal, masyarakat diminta tidak meremehkan karakteristik penularan virus yang dibawa oleh hewan pengerat atau tikus ini.
Bagaimana Cara Penularan Hantavirus?
Dokter Spesialis Penyakit Dalam sekaligus Dosen Fakultas Kedokteran dan Kesehatan (FKK) ITS, dr. Zulistian Nurul Hidayati, Sp.PD, menjelaskan bahwa penularan Hantavirus tergolong unik namun berisiko tinggi.
Menurut dr. Zulistian, manusia dapat terinfeksi melalui dua jalur utama:
1. Melalui Udara (Aerosol): Menghirup partikel halus dari kotoran, urin, atau air liur tikus yang terbang di udara.
2. Kontak Langsung: Menyentuh hewan pengerat pembawa virus atau terkena cairan tubuh mereka pada kulit yang terluka.
"Manusia dapat terinfeksi melalui udara dengan menghirup partikel pada kotoran tikus dan juga kontak langsung," ujar dr. Zulistian dalam keterangannya, Selasa (12/5).
Baca juga: BERITA POPULER- Komentar Gubernur Soal Pelantikan Pejabat, Pengendalian Virus ASF, Tawuran di Alor
Berikut Gejala Hantavirus: Mirip Flu Biasa Tapi Mematikan, Begini Cara Membedakannya
Salah satu tantangan terbesar dalam menangani penyakit ini adalah gejalanya yang sulit diidentifikasi pada fase awal.
Gejala klinisnya sangat mirip dengan flu atau penyakit ringan lainnya, meliputi:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/ilustrasi-korban-hantavirus-dan-tikus-sebagai-media-penularan.jpg)