Minggu, 3 Mei 2026

Kredit Usaha Rakyat

49 Persen KUR Perumahan Disalurkan BRI

Capaian tersebut disampaikan Menteri Ara kepada Ketua Satgas Perumahan/Utusan Khusus Presiden

Tayang:
Editor: Ryan Nong
Dokumentasi Kementerian PKP via Kompas.com
KUR PERUMAHAN - Pertemuan Menko Perekonomian Airlangga Hartanto dengan Menteri PKP Maruarar Sirait di Jakarta, Kamis (03/07/2025). 

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait menyebut realisasi penyaluran kredit usaha rakyat sektor perumahan atau kredit program perumahan (KPP) atau KUR Perumahan hingga 29 April 2026 sudah mencapai Rp 14 triliun.

“Tadi Pak Ara (sapaan akrab Maruarar) menyampaikan tentang progres KUR perumahan. Hari ini sudah sangat tinggi, sudah Rp 14 triliun, ya, untuk pencapaian sekarang. Ini angka yang luar biasa,” kata Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian PKP, Sri Haryati dikutip pada Sabtu.

Sri menambahkan, capaian tersebut disampaikan Menteri Ara kepada Ketua Satgas Perumahan/Utusan Khusus Presiden Hashim Djojohadikusumo dalam rapat yang berlangsung sekitar tiga jam.

“Karena tentu KUR perumahan juga adalah arahan dari Pak Hashim,” ujar dia.

Baca juga: Realisasi KUR Perumahan Capai Rp14 triliun

Sebelumnya, realisasi kredit usaha rakyat (KUR) perumahan sepanjang 1 Januari hingga 7 Februari 2026 tercatat sekitar Rp 3,547 triliun. Dari jumlah tersebut, sebesar 49 persen disalurkan oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI).

Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian PKP, Sri Haryati menyebut, capaian tersebut menunjukkan kontribusi signifikan BRI dalam penyaluran KUR perumahan pada awal tahun ini.

“KUR perumahan Rp 3,547 triliun. Rp 1,774 triliun atau 49 % -nya BRI,” papar Sri saat pertemuan dengan direksi BRI di Wisma Mandiri 2, Jakarta Pusat, Senin (9/2/2026) lalu.

Sementara itu, Direktur Utama BRI Hery Gunardi menyampaikan, perseroan menargetkan penyaluran KUR perumahan sebesar Rp 8 triliun sepanjang 2026.

“Strateginya adalah pertama customerbase kita kan besar. Kemudian, cabang kita kan banyak. Jadi, organisasi BRI itu kan besar, ada kantor pusat, regionaloffice, areaoffice, dan juga ada cabang-cabang,” tutur dia. (*)

 

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved