Minggu, 26 April 2026

Perbatasan Negara

Negosiasi Batas Maritim Indonesia dan Timor Leste akan Digelar di Singapura

Sejauh ini proses negosiasi telah menunjukkan perkembangan yang menggembirakan, dengan pendekatan kekeluargaan.

Editor: Ryan Nong
TATOLI
Duta Besar Indonesia untuk Timor Leste Okto Dorinus Manik menyebut negosiasi batas maritim Indonesia dan Timor Leste akan kembali digelar di Singapura, pekan ketiga April 2026. 

POS-KUPANG.COM, DILI - Pemerintah Timor Leste dan Pemerintah Indonesia sepakat melanjutkan putara ketiga negosiasi batas maritim kedua negara pada April 2026. Negosiasi dijadwalkan akan berlangsung di Singapura.

Duta Besar Republik Indonesia untuk Timor Leste, Okto Dorinus Manik menyampaikan bahwa negosiasi tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutnan menyelesaikan delimitasi perbatasan laut kedua negara asecara damai. 

Hal itu disampaikan Dubes Okto dalam acara Perpisahan Bersama Wartawan di Wisma Duta Besar RI di Pantai Kelapa Dili, Selasa (31/3/2026). 

Baca juga: Solidaritas pada Kuba, Timor Leste Serukan Akhiri Embargo

"Perbatasan masih dalam proses penyelesaian. Kami sudah melakukan pertemuan pertama di Yogyakarta pada Desember lalu, dan selanjutnya akan ada pertemuan di Singapura," ujar Dubes Okto, dikutip dari kantor berita resmi, Tatoli. 

Ia menjelaskan bahwa pertemuan lanjutan tersebut dilaksanakan pada minggu ketiga April dengan fokus melanjutkan pembahasan sebelumnya yang telah berjalan dalam suasana positif. 

Menurutnya, sejauh ini proses negosiasi telah menunjukkan perkembangan yang menggembirakan, ditandai dengan pendekatan yang mengedepanjan suasasan kekeluargaan dan saling pengertian. 

"Kami bersyukur pertemuan-pertemuan berjalan mulus dengan suasana kekeluargaan dan keakraban, bukan perdebatan yang tidak perlu. Ini kita harapkan agar kedua pihak bisa maju bersama," katanya.

Proses negosiasai batas maritim antara kedua negara telah berlangsung secara bertahap dimulai dari putaran pertama di Dili pada Agustus 2025, kemudian dilanjutkan dengan putaran kedua di Yogyakarta pada 8-10 Desember 2025. 

Adapun pertemuan putaran kedua di Yogyakarta dihadiri langsung Perdana Menteri Ray Kala Xanana Gusmao bersama delegasi dari kedua negara. (*)

 

Ikuti berita terbaru POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

 

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved