Sabtu, 11 April 2026

Perang Israel Iran

Putra Ali Kahmenei Dikabarkan Terpilih sebagai Pemimpin Tertinggi Iran

Majelis Ahli Iran dikabarkan telah menetapkan putra Ali Khamenei, Sayyed Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi Iran yang baru.

Editor: Alfons Nedabang

POS-KUPANG.COM - Majelis Ahli Iran dikabarkan telah menetapkan putra mendiang Ayatollah Ali Khamenei, Sayyed Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi Iran yang baru.

Pemilihan Mojtaba Khamenei dilakukan dalam rapat tertutup pada Selasa (3/3/2026).

Dilansir dari Kompas.com yang melansir New York Times, disebutkan tiga pejabat mengetahui diskusi tersebut.  

Namun, pengumuman masih dibayangi kekhawatiran dari sejumlah pihak yang menilai penunjukan langsung Mojtaba Khamenei dapat menjadikannya target utama serangan AS-Israel berikutnya. 

Sebab, Mojtaba Khamenei selamat dari serangan udara yang menewaskan ayahnya. Informasi tersebut disampaikan dua sumber Iran kepada Reuters pada Rabu (4/3/2026).

Salah satu sumber Iran mengatakan, Mojtaba Khamenei tidak berada di ibu kota ketika serangan terjadi.

“Dia (Mojtaba) masih hidup... Dia tidak di Teheran ketika Pemimpin Tertinggi terbunuh,” kata sumber tersebut.

Mojtaba dikenal sebagai ulama tingkat menengah yang memiliki hubungan dekat dengan Garda Revolusi Iran.

Ia juga dikenal sebagai tokoh berhaluan keras dan selama bertahun-tahun dianggap sebagai salah satu figur paling berpengaruh di kalangan ulama Iran. 

Oleh karena kedekatannya dengan elite militer dan politik Iran, namanya kerap disebut sebagai kandidat utama pengganti ayahnya sebagai pemimpin tertinggi.

Profesor madya di Universitas Teheran, Zohreh Kharazmi mengatakan, Pemimpin Tertinggi Iran yang baru kemungkinan sudah ditunjuk, tetapi tidak diumumkan ke publik.

“Sangat masuk akal untuk melindungi nyawa pemimpin berikutnya... Itu protokol keamanan yang sangat rasional,” katanya kepada Al Jazeera dari Teheran, Jumat (6/3).

Kharazmi juga menepis laporan bahwa delapan anggota Majelis Ahli Iran memboikot proses pemilihan pemimpin tertinggi baru.

Adapun Ali Khamenei meninggal dunia dalam serangan gabungan Amerika Serikat-Israel ke kantornya di Teheran pada Sabtu (28/2/2026). Kematiannya diumumkan keesokan hari.

Pemimpin Tertinggi Iran tidak dipilih langsung oleh rakyat, melainkan oleh badan khusus bernama Majelis Ahli. 

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved