Indeks Persepsi Korupsi
Indeks Persepsi Korupsi 2025 Indonesia di Bawah Timor Leste, Amnesty Internasional: Miris!
Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid merasa miris dengan kondisi tersebut.
POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia tahun 2025 turun di angka 34 sehingga kini berada di peringkat 109.
Perolehan tersebut membawa posisi Indonesia berada di bawah beberapa negara tetangga seperti Vietnam, Malaysia, dan Timor Leste.
Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid merasa miris dengan kondisi tersebut.
“Saya cukup miris melihat Indonesia hanya setara dengan Laos dan berada di bawah Vietnam, berada di bawah Malaysia, apalagi Singapura. Bahkan berada di bawah negara baru Timor Leste yang dulu sempat menjadi salah satu provinsi terkorup dan termiskin di Indonesia,” kata Usman dalam peluncuran Corruption Perception Index 2025 secara virtual, Selasa (10/2/2026), dikutip Kompas.com.
Usman mengatakan, Indonesia hanya setara Bosnia & Herzegovina dan Nepal yang pernah mengalami kekacauan politik akibat merebaknya praktik korupsi.
Menurut dia, temuan TII ini harus menjadi evaluasi serius dalam membenahi pemberantasan korupsi.
“Temuan indeks persepsi korupsi dari Transparency International ini harus dijadikan semacam otokritik dan juga bahan evaluasi yang serius bagi Indonesia di dalam membenahi pemberantasan korupsi, kemunduran demokrasi, dan juga kemandirian peradilan,” ujar Usman.
Ia melanjutkan, demokrasi adalah satu sistem pemerintahan yang dipercaya bisa mengontrol korupsi dan melindungi hak asasi.
Usman mengaku setuju bahwa demokrasi yang kuat akan lebih mengontrol korupsi dengan lebih kuat dibandingkan dengan negara yang cacat demokratis.
“Indeks TII ini menunjukkan satu kemunduran demokrasi yang saya kira kembali memprihatinkan ya. Karena demokrasi Indonesia dalam pemberantasan korupsi misalnya tidak lagi kuat, tidak lagi kuat dalam menekan korupsi gitu ya,” ucap dia.
Indeks Persepsi Korupsi Indonesia turun
Sebelumnya, Indeks Persepsi Korupsi (IPK) atau Corruption Perception Index (CPI) Indonesia berada di angka 34 pada tahun 2025, turun 3 poin dibandingkan tahun lalu.
“Skor Indonesia di tahun ini ada di angka 34, kemudian peringkatnya 180 negara lainnya, peringkat Indonesia ada di peringkat 109,” kata Manajer Program Transparency International Indonesia (TII) Ferdian Yazid dalam peluncuran Corruption Perception Index 2025 secara virtual, Selasa (10/2/2026).
Ferdian mengatakan, tidak hanya skor CPI, peringkat Indonesia juga turun 10 tingkat menjadi peringkat 109.
“Untuk peringkat negara Indonesia dalam CPI penurunannya cukup besar dari peringkat 99 di tahun 2024, menjadi 109 di tahun 2025,” ujar dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Direktur-Eksekutif-Amnesty-International-Indonesia-Usman-Hamid.jpg)