Sabtu, 2 Mei 2026

Ramadhan 2026

Ramadhan Makin Dekat, Belum Bayar Utang Puasa? Begini Penjelasan Ustadz Abdul Somad

Bagi Anda yang belum membayar utang puasa Ramadhan segeralah membayarnya sebelum bulan puasa Ramadhan tiba. Namun jika Anda masih berhalangan

Tayang:
Editor: Yeni Rahmawati
Freepik
ILUSTRASI BUKA PUASA - simak penjelasan Ustaz Abdul Somad tentang utang puasa, Selasa (3/2/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Bagi Anda yang belum membayar utang puasa Ramadhan segeralah membayarnya sebelum bulan puasa Ramadhan tiba.
  • Jika Anda masih berhalangan untuk membayar utang puasa, maka Anda bisa membayar qadha puasa juga fidyah.
  • Ustaz Abdul Somad juga memaparkan hukumnya seseorang yang hendak membayar utang puasa di bulan Syaban pada hari Senin. 

 

POS-KUPANG.COM - Tribunners bulan puasa Ramadhan akan tiba pada bulan Februari ini.

Bagi Anda yang belum membayar utang puasa Ramadhan segeralah membayarnya sebelum bulan puasa Ramadhan tiba.

Namun jika Anda masih berhalangan untuk membayar utang puasa, maka Anda bisa membayar qadha puasa juga fidyah.

Dilansir Tribunnewsbogor.com, dari tayangan Q&A Ustadz, Ustadz Abdul Somad sempat mendapat pertanyaan perihal kapan batas waktu bayar utang puasa tersebut dari seorang jamaah.

Mendapat pertanyaan itu, sang ustaz lantas menjawabnya. Menurut Ustadz Abdul Somad, umat muslim yang ingin membayar utang puasa di Ramadan tahun lalu, batas waktunya adalah sampai bulan Ramadan tahun ini. Artinya, seseorang masih bisa melakukan qadha puasa Ramadan tahun lalu, termasuk di bulan Syaban pada hari terakhir.

"Batasnya (qadha puasa Ramadan tahun lalu) kapan? sampai Ramadan (tahun) ini," ungkap Ustaz Abdul Somad.

Kapan batas akhir membayar puasa Ramadan? begini penjelasan Ustaz Abdul Somad, jangan sampai terlewat!

Baca juga: Niat, Tata Cara dan Bacaan Doa Setelah Sholat Hajat yang Biasa Diamalkan Rasulullah SAW

Tak hanya itu, Ustaz Abdul Somad juga memaparkan hukumnya seseorang yang hendak membayar utang puasa di bulan Syaban pada hari Senin. Ustaz Abdul Somad menyebut orang tersebut akan mendapatkan tiga keuntungan, yakni utang puasanya lunas satu hari, mendapat keutamaan puasa sunah Syaban dan juga puasa hari Senin.

"Siapa yang mengganti puasa di bulan Syaban hari Senin otomatis dapat tiga, puasa qada lunas satu hari, puasa sunah syaban dapat, puasa hari Senin dapat," imbuh Ustaz Abdul Somad.

Kendati demikian, menurut sang ustaz niatan puasa untuk mendapatkan tiga keuntungan itu hanya diucap satu saja, yakni niat untuk qadha puasa Ramadan.

"Niatnya satu aja, saya niat puasa qada. Otomatis dapat tiga. Jadi enggak perlu niatnya tiga," jelas Ustaz Abdul Somad.

Jika Belum Bayar

Lantas, bagaimana jika kita tidak juga membayar utang puasa Ramadhan tahun lalu karena bulan Ramadhan tahun ini telah tiba? Menurut Ustaz Abdul Somad, seseorang itu masih bisa membayarkan utang puasanya itu setelah bulan Ramadhan tahun ini berakhir.

"Kalau sampai Ramadhan dia belum men-qadha juga ? maka dia dapat qadha setelah Ramadhan plus fidiah. Fidiah apa ? memberi makan fakir miskin selama satu hari. Bukan satu kali makan, tapi satu hari makan. Paling tidak tiga kali, makan pagi, siang, makan malam," sambung Ustaz Abdul Somad.

Sumber: Grid.ID
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved