Jumat, 10 April 2026

Sekolah Kedinasan

Sekolah Kedinasan yang Gratis dan Lulus Jadi CPNS: STIN

Selain itu, sekolah kedinasan juga tidak memungut biaya bagi mahasiswanya. Alias mahasiswa bisa kuliah gratis di sekolah kedinasan.

Editor: Ryan Nong
Papua Inside
Sekolah Kedinasan Intelijen Negara/ Mahasiswa Sekolah Tinggi Intelijen Negara ( STIN ) 

POS-KUPANG.COM - Siswa sekolah yang memiliki cita cita menjadi agen atau intelijen negara bisa mempertimbangkan untuk menempuh pendidikan tinggi di sekolah kedinasan milik Badan Intelijen Negara atau BIN. 

Adapun Sekolah Kedinasan merupakan institusi pendidikan tinggi yang dikelola oleh kementerian atau lembaga pemerintah, yang bertujuan mencetak profesional untuk bekerja di sektor publik. 

Bagi sekolah kedinasan dengan sistem ikatan dinas, lulusannya mendapatkan jaminan kerja di instansi terkait setelah lulus dan berstatus CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil).

Baca juga: Sekolah Kedinasan yang Gratis dan Lulus Jadi CPNS: PKN STAN

Selain itu, sekolah kedinasan juga tidak memungut biaya bagi mahasiswanya. Alias mahasiswa bisa kuliah gratis di sekolah kedinasan.

Lantas apa saja sekolah kedinasan yang gratis dan lulus jadi CPNS? Siswa kelas 12 wajib menyimak informasi ini sebagai bahan pertimbangan jika ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

 

STIN

Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) adalah perguruan tinggi kedinasan di bawah Badan Intelijen Negara (BIN) yang bertujuan mencetak kader intelijen profesional untuk menjaga keamanan nasional.

STIN berada di Babakan Madang, Bogor, STIN menawarkan program S1 (lulusan mendapat gelar Sarjana Intelijen atau S.In), S2, dan S3.

Berikut  syarat nilai rapor dan ketentuan fisik untuk daftar STIN mengacu pada persyaratan tahun 2025.

Untuk syarat nilai rapor daftar STIN, lulusan SMA/SMK/MA tahun 2023 dan 2024, nilai rata-rata ijazah minimal 80 (delapan puluh).

Lulusan SMA/SMK/MA tahun 2025, nilai rata-rata rapor semester 1 sampai dengan 6/SKL/lijazah minimal 80 (delapan puluh).

Berikut rincian ketentuan fisik untuk mendaftar STIN:

Belum pernah melahirkan (perempuan) dan belum pernah punya anak biologis (laki-laki).

Tidak bertato dan/atau memiliki bekas tato.

Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved