Kamis, 30 April 2026

Prakiraan Cuaca

Peringatan Dini BMG: Waspada Gelombang Tinggi di 6 Perairan NTT Capai 4 Meter

Peringatan Dini BMKG Cuaca Maritim NTT Hari Ini, Jumat 17 Oktober 2025:: Waspada gelombang tinggi di 6 Perairan NTT ini capai 4 Meter

Tayang:
Penulis: Adiana Ahmad | Editor: Adiana Ahmad
POS-KUPANG.COM/HO
WASPADA GELOMBANG TINGGI - Gelombang tinggi hingga empat meter menerjang kampung pesisir Desa sikka, Kecamatan Lela, Kabupaten Sikka, Kamis 14 Maret 2024. Peringatan Dini BMG: Waspada Gelombang Tinggi di 6 Perairan NTT Capai 4 Meter. 

POS-KUPANG.COM - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG ) kembali mengeluarkan peringatan dini Cuaca Maritim NTT yang harus diwaspadai nelayan dan penyedian transportasi laut agar mewaspadai gelombang tinggi hingga 4 meter di 6 Perairan NTT.

Peringatan Dini BMKG tersebut berlaku hingga 19 Oktober 2025.

Dikutip dari laman resminya, BMKG menyebut gelombang tinggi 4 meter berpotensi terjadi di:

Selat Sumba Bagian Barat

Laut Sawu

Perairan Selatan Sumba

Perairan Utara Sabu - Raijua

Perairan Selatan Sabu - Raijua

Perairan Selatan Timor - Rote

Baca juga: Peringatan Dini BMKG: Waspada Gelombang Tinggi 2,5 Meter di Laut NTT hingga 15 Oktober 2025

BMKG mengingatkan bahwa gelombang tinggi 4 meter berisiko bagi keselamatan pelayaran perahu nelayan hingga kapal ferry. 

Selain gelombang tinggi 4 meter, BMKG juga mengingatkan pelaut untuk mewaspadai juga gelombang sedang 1,25 - 2,50 meter di Sejumlah Perairan NTT.

Adapun wilayah Perairan NTT yang berpotensi gelombang sedang yakni;

Selat Sape Bagian Utara

Selat Flores - Lamakera

Selat Pantar

Selat Alor

Perairan Selatan Flores

Perairan Selatan Alor - Pantar

Selat Sumba Bagian Timur

Selat Ombai

Perairan Utara Timor

Perairan Utara Kupang - Rote

Selat Pukuafu

Selat Sape Bagian Selatan

Baca juga: BMKG : Dua Perairan NTT Berpotensi Gelombang Tinggi 4 Meter 3 - 6 Oktober 2025, Cek Lokasinya

Kondisi Sinoptik Perairan NTT hari ini

Kondisi gelombang sedang di perairan tersebut berisiko bagi keselamatan pelayaran perahu nelayan hingga kapal tongkang. 

Karena itu BMKG mengimbau nelayan, para penyedian transportasi laut dan masyarakat yang berada di sekitar lokasi Perairan yang berpotensi gelombang tinggi maupun gelombang sedang agar tetap waspada.

BMKG menyebur pola angin di wilayah Nusa Tenggara Timur umumnya bergerak dari Timur Laut – Tenggara dengan kecepatan angin berkisar 8 - 30 knot.

Kecepatan angin tertinggi terpantau di Selat Sape bagian selatan, Selat Pantar, Selat Alor, Perairan selatan Alor - Pantar, Selat Sumba, Laut Sawu, Selat Ombai, Perairan Selatan Sumba, Perairan Sabu – Raijua, Perairan utara Timor, Perairan utara Kupang – Rote, Selat Pukuafu, dan Perairan selatan Timor - Rote yang berpotensi meningkatkan tinggi gelombang laut di wilayah perairan tersebut. (*)

Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS

 

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved