Jumat, 1 Mei 2026

Internasional Terkini

Iran Klaim 52 Kapalnya Berhasil Terobos Blokade AS

Disebutkan Fars News Agency bahwa 52 kapal Iran yang menerobos blokade laut AS itu terdiri atas 31 kapal tanker minyak dan 21 kapal kargo.

Tayang:
Editor: Ryan Nong
POS-KUPANG.COM/HO
ILUSTRASI - Kapal kapal melintasi Selat Hormuz. Pemerintah Iran kembali membuka Selat Hormuz pada senin (20/4) setelah sempat menutupnya pada Sabtu (18/4). 

POS-KUPANG.COM, TEHERAN - Otoritas Iran mengklaim 52 kapalnya berhasil menerobos blokade laut yang diberlakukan Amerika Serikat (AS). Keberhasilan kapal itu melnerobos blokade dalam kurun waktu 72 jam.

AS memblokade pelabuhan-pelabuhan Iran sejak pertengahan April dalam upaya menekan Teheran membuka kembali Selat Hormuz.

Laporan kantor berita Iran, Fars News Agency, seperti dilansir Middle East Monitor, Kamis (30/4/2026), menyebutkan bahwa angkat tersebut didasarkan pada data pelacakan satelit yang mencakup tiga hari hingga Senin (27/4) malam, pukul 22.00 waktu setempat.

Baca juga: Jet Tua Iran Hancurkan Pangkalan Amerika Serikat di Kuwait

Disebutkan Fars News Agency bahwa 52 kapal Iran yang menerobos blokade laut AS itu terdiri atas 31 kapal tanker minyak dan 21 kapal kargo.

Perkembangan situasi itu terjadi saat pelayaran melalui Selat Hormuz sangat terganggu sejak perang berkecamuk antara Iran melawan AS dan Israel pada 28 Februari lalu.

Dalam pengumuman pada 2 Maret lalu, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan bahwa Selat Hormuz ditutup untuk lalu lintas maritim. Langkah itu membatasi aktivitas perlintasan di jalur perairan vital tersebut telah mengguncang pasar energi global dan meningkatkan kekhawatiran akan kerusakan ekonomi yang berkepanjangan.

Selat Hormuz yang biasanya dilalui sekitar seperlima pasokan minyak dunia itu menjadi salah satu fokus perselisihan terbaru antara Iran dan AS.

AS merespons dengan memberlakukan blokade laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran, dalam upaya menekan Teheran untuk membuka kembali Selat Hormuz.

Baru-baru ini, Iran mengajukan proposal baru kepada AS melalui Pakistan sebagai mediator. Proposal itu menawarkan pembukaan kembali Selat Hormuz dengan syarat pencabutan blokade laut AS.

Proposal terbaru Iran itu juga mengusulkan penundaan perundingan nuklir ke tahap negosiasi selanjutnya, setelah Selat Hormuz dibuka dan blokade AS dicabut.

Presiden AS Donald Trump menolak proposal tersebut dan menegaskan bahwa blokade laut tetap berlaku hingga kesepakatan nuklir tercapai antara Washington dan Teheran.

Belum ada tanggapan langsung AS mengenai klaim terbaru Iran menerobos blokade laut tersebut. (*)

 

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

 

 

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved