Jumat, 1 Mei 2026

Kota Kupang Terkini

Antusias Pengunjung Warnai Workshop Robotics FILOSI di Kupang

Pada sesi praktik, peserta terlihat antusias mencoba merangkai komponen dan memahami cara kerja robot secara langsung.

Tayang:
Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/ONONG BORO
PEMATERI - Dr. Almido H. Ginting, S.T., M.Eng.,dosen pemateri sekaligus Koordinator Program Studi Teknik Elektro FST Universitas Nusa Cendana, pada Robotics Workshop dalam rangkaian Filosi Robotics Competition 2026, Aula BPVP Kemnaker Kupang, Jumat (17/4/2026) 

Ringkasan Berita:
  • Workshop Robotics yang digelar oleh FILOSI dalam rangkaian Filosi Robotics Competition 2026
  • Kegiatan ini berlangsung di Aula BPVP Kementerian Ketenagakerjaan, Kota Kupang, Jumat (17/4/2026) 
  • Antusias peserta selama dua hari pelaksanaan workshop cukup tinggi

 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eugenius Suba Boro

POS-KUPANG.COM, KUPANG — Kegiatan Workshop Robotics yang digelar oleh FILOSI dalam rangkaian Filosi Robotics Competition 2026 mendapat respons positif dari para pengunjung dan peserta.

Kegiatan ini berlangsung di Aula BPVP Kementerian Ketenagakerjaan, Kota Kupang, Jumat (17/4/2026).

Suasana workshop tampak hidup sejak pagi hari. Para peserta dari berbagai jenjang pendidikan mengikuti sesi materi yang dibawakan oleh sejumlah pemateri, mulai dari pengenalan robotik, dasar-dasar coding, hingga praktik langsung merakit robot sederhana.

Pada sesi praktik, peserta terlihat antusias mencoba merangkai komponen dan memahami cara kerja robot secara langsung.

Baca juga: Filosi MoU dengan RRI, Siap Kolaborasi Dorong Literasi Teknologi dan Filosi Robotic Competition

Salah satu pemateri, Dr. Almido H. Ginting, S.T., M.Eng., dosen sekaligus Koordinator Program Studi Teknik Elektro FST Universitas Nusa Cendana, mengaku sangat mendukung kegiatan tersebut. Menurutnya, workshop seperti ini masih tergolong langka di Nusa Tenggara Timur, khususnya di Kota Kupang.

“Saya sangat support kegiatan ini, karena memang saya berasal dari bidang robotik. Selama ini kegiatan seperti ini masih jarang di NTT, apalagi di Kupang. Ini menjadi awal yang baik agar anak-anak, khususnya SD, SMP, dan SMA bisa belajar melatih logika berpikir,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa tujuan utama pembelajaran robotik bukan sekadar membuat robot, melainkan melatih pola pikir dalam menyelesaikan masalah. 

“Yang paling penting itu logika berpikir. Soal pemrograman bisa dipelajari sesuai kebutuhan, apalagi sekarang sudah banyak referensi dari internet dan didukung perkembangan AI,” tambahnya.

Dr. Almido juga menilai antusias peserta selama dua hari pelaksanaan workshop cukup tinggi. Ia melihat banyak sekolah mulai berani mengikutsertakan siswa mereka, bahkan para guru turut menunjukkan ketertarikan yang besar.

“Saya lihat antusias peserta sangat baik. Ini hal baru bagi banyak sekolah, tapi mereka berani mencoba. Bahkan guru-gurunya juga sangat antusias. Saya berharap ke depan sekolah-sekolah bisa mulai menghadirkan kegiatan ekstrakurikuler robotik, meskipun sederhana,” jelasnya.

Ia pun berpesan kepada generasi muda agar terus memiliki rasa ingin tahu dan semangat belajar di bidang teknologi. 

“Kalau dari kecil sudah terbiasa dengan robotik, mereka akan menganggap ini sebagai hal yang menyenangkan, bukan keterpaksaan. Dari situ potensi mereka bisa berkembang lebih baik,” katanya.

Sementara itu, dua peserta dari SMPK Santa Theresia Kupang, Quinthania Callystha Waluyo dan Maria Chesya Trimeta Winarti Putri Jares, mengaku mendapatkan banyak pengalaman baru selama mengikuti workshop tersebut.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved