Virus Corona

Data Terbaru Virus Corona: 152 Negara Terjangkit, 7 Pasien di Indonesia Meninggal Dunia

Data terbaru, virus mematikan yang pertama kali muncul di Wuhan China itu telah menula ke 152 negara termasuk Indonesia.

Editor: Adiana Ahmad
Shutterstock
Ilustrasi virus corona, Covid-19 masuk Indonesia 

Data Terbaru Virus Corona: 152 Negara Terjangkit, 7 Pasien di Indonesia Meninggal Dunia

POS-KUPANG.COM - Virus corona terus mewabah di seluruh dunia. Data terbaru, virus mematikan yang pertama kali muncul di Wuhan China itu telah menula ke 152 negara termasuk Indonesia.

Di Indonesia, tercatat sudah 7 orang meninggal dunia. Meski demikian, pasien yang terinfeksi Corona ternyata bisa sembuh.

Hal itu mendorong pemerintah untuk meningkatkan upaya menahan penyebaran penyakit tersebut.  

Berdasarkan data dari Badan Kesehatan Dunia atau WHO, tercatat lebih dari 5.700 orang telah meninggal dunia akibat penyakit ini, sementara lebih dari 152.000 infeksi telah dikonfirmasi di banyak negara.

Manajemen RSUD SK Lerik Kupang Telusuri Pembocor Hasil Pemeriksaan Rontgen Pasien Suspek Corona

Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) pun telah menyatakan wabah itu sebagai pandemik.

Pemerintah memperbarui data kasus pasien yang meninggal setelah terpapar virus corona atau Covid-19 menjadi tujuh orang.

"Tujuh (yang meninggal)," kata juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona Achmad Yurianto saat dihubungi, Selasa (17/3/2020) malam.(*)

Sebelumnya dalam jumpa pers di BNPB Selasa sore tadi, Yurianto menyebut jumlah pasien positif yang meninggal masih lima orang.

Angka ini sama dengan jumlah pada Sabtu pekan lalu.

Padahal, hari ini Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengumumkan seorang pasien positif virus corona yang meninggal dunia di RSUP Kariadi, Semarang, Jawa Tengah.

Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah, Yulianto Prabowo mengatakan pasien positif corona tersebut meninggal pada Selasa (17/3/2020) dini hari sekitar 03.48 WIB.

Pasien ini dinyatakan positif terinfeksi virus corona sehari sebelumnya.

Saat ditanya wartawan mengenai pasien yang meninggal di Semarang itu, Yuri mengakui bahwa ada penambahan jumlah pasien yang meninggal.

Menurut dia, ada tambahan dua pasien yang meninggal sehingga jumlahnya kini menjadi tujuh orang.

Namun ia tak merinci satu kasus lainnya.

Cegah Penyebaran Corona, Rektor Unika Stu.Paulus Ruteng Keluarkan Instruksi

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved