Ini Fakta Terbaru Aulia Kesuma Kalap Bunuh Suami dan Anak Tiri hingga Gelagat Aneh

Aulia Kesuma (AK), seorang istri muda yang tega membunuh suami yang baru dinikahi pada 2011 lalu, Edi Candra Purnama (Pupung Sadili).

Editor: Ferry Ndoen
KOMPAS.com/Walda Marison
Rumah korban pembununah dan terbakar di dalam mobil yang berlokasi di jalan Lebak Bulus 1, Kavling 129 B blok U 15, Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (27/8/2019). 

POS KUPANG.COM - - Aulia Kesuma (AK), seorang istri muda yang tega membunuh suami yang baru dinikahi pada 2011 lalu, Edi Candra Purnama (Pupung Sadili).

Diketahui, pembunuhan istri muda ini tak hanya kepada suami tapi juga kepada anak tirinya, Mohamad Adi Pradana (Dana).

Sedangkan, Aulia Kesuma membunuh suami dan anaknya, dengan dalih terlilit utang dan hendak menjual harta korban.


Berikut sejumlah fakta terbaru yang dibeberkan polisi, dari eksekutor kejang-kejang hingga keganjilan Aulia:

1. Eksekutor Kejang-kejang

Dikutip TribunWow.com dari Kompas.com, Kamis (29/8/2019), Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi menyebutkan seorang eksekutor berinisial AL yang disewa AK disebutkan kejang-kejang.

Disebutkannya, empat eksekutor keseluruhannya berinisial AG, SG, RD, dan AL.

Nasriadi lalu menceritakan keempatnya akan berangkat ke rumah AK di Lebak Bulus, dari apartemen di wilayah Pejanten, Jakarta.

Jenis Makanan untuk Diet Dijamin Bikin Kenyang Lebih Lama, Ini Jenis Makanannya

Di tengah perjalanan, AL disebutkan mengalami tingkah seperti kesurupan.

Atau seperti sakit ayan.

"Di tengah perjalanan dari apartemen ke Lebak Bulus tepatnya di jalan Pasar Minggu salah satu eksekutor tersebut kesurupan seperti sakit ayan," kata Nasriadi usai rilis pembunuhan ayah dan anak di Mapolda Jabar, Kota Bandung, Kamis (29/8/2019).

Luar Biasa, Pria Berusia 113 Tahun Ikut Gerak Jalan 30 Km, Ini Profilnya

Lihat YUK Calon Suami Luna Maya Dibocorkan Maia Estianty, Ternyata Sosoknya Pria Lokal ?

Melihat rekan eksekutornya kesurupan, RD kemudian kembali mengantarkan AL ke apartemen.

Saat mengantarkan pulang, RD melihat AL tak bisa ditinggalkan sendiri dan memutuskan untuk menemaninya.

"RD pengin ikut sebenarnya, namun dia dapat informasi AL tak bisa ditinggal akhirnya RD mengurungkan dan hanya dua eksekutor yang ikut ke sana," kata Nasriadi.

Sehingga hanya AG dan SG yang meneruskan perjalanan ke lokasi AK.

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved