Rote Ndao Terkini

Bupati Rote Ndao Tegaskan Akurasi Data Penerima dalam Peluncuran Bantuan Beras Pemerintah

Ia mengungkapkan, validasi data harus menjadi prioritas karena potensi kesalahan dapat mencoreng program dan menimbulkan polemik di masyarakat.

Penulis: Mario Giovani Teti | Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/MARIO TETI
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk menyerahkan bantuan pangan CBP kepada penerima manfaat di lobi kantor bupati setempat. Senin (28/7/2025). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Mario Giovani Teti 

POS-KUPANG.COM, BA'A - Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk menegaskan pentingnya akurasi data penerima manfaat bantuan pangan cadangan beras pemerintah (CBP) agar bantuan tidak salah sasaran.

Hal ini disampaikannya saat memberi arahan kepada dinas teknis, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan serta Dinas Sosial Kabupaten Rote Ndao saat peluncuran penyaluran bantuan pangan CBP di Lobi Kantor Bupati Rote Ndao, Senin (28/7/2025).

"Pastikan tidak ada ASN, PPPK atau CPNS yang masuk dalam daftar penerima. Jika masih ada, segera coret, tegas Paulus.

Ia mengungkapkan, validasi data harus menjadi prioritas karena potensi kesalahan dapat mencoreng program dan menimbulkan polemik di masyarakat. 

Paulus juga mengingatkan dinas teknis, camat, hingga kepala desa agar tidak gegabah dan melakukan verifikasi menyeluruh sebelum penyaluran dilakukan.

"Kalau ada yang namanya muncul tapi bukan warga yang berhak, itu kelalaian kita. Tahun lalu saja sempat viral ada oma-oma datang komplain, tapi tidak terdaftar. Jangan sampai terulang," pesan dia lagi.

Selain menekankan ketepatan sasaran, Paulus juga mengingatkan agar bantuan digunakan sebagaimana mestinya. Ia mengecam praktik penerima yang menjual kembali beras bantuan.

Baca juga: Anggota Komisi III DPR RI Stevano Adranacus Serahkan Bantuan Ambulans untuk Masyarakat Rote Ndao

"Ini untuk bantu keluarga, bukan untuk dijual di jalan," singkat dia.

Paulus juga menyampaikan bahwa pemerintah tidak bisa terus-menerus memberi bantuan secara permanen. Ia mendorong masyarakat, terutama generasi muda untuk mandiri secara ekonomi.

"Bantuan ini penting, tapi jangan jadi ketergantungan. Negara punya keterbatasan. Kita butuh masyarakat yang mandiri dan produktif," pungkasnya.

Tak lupa ia mengajak semua pihak termasuk Bulog sebagai penyalur utama untuk mengawal distribusi CBP agar berjalan tanpa celah.

"Saya luncurkan secara resmi program CBP hari ini dan saya minta seluruh proses distribusi dilakukan dengan disiplin dan tanpa kesalahan," tutup Paulus sembari meluncurkan bantuan pangan tersebut. (rio)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved