NTT Terkini
Hari Anak Nasional, PLN Bangun Sekolah dari Plastik Daur Ulang
Gedung sekolah ini dibangun menggunakan material ecoblock yang berasal dari 2 ton sampah botol plastik daur ulang.
POS-KUPANG.COM - PT PLN (Persero) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Peduli meresmikan gedung baru TK Negeri Kalu Manandang di Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur, NTT.
Gedung sekolah ini dibangun menggunakan material ecoblock yang berasal dari 2 ton sampah botol plastik daur ulang. Hal ini menegaskan komitmen PT PLN dalam inovasi berkelanjutan dan penerapan ekonomi sirkular di sektor pendidikan.
Pembangunan sekolah ini merupakan hasil kolaborasi PLN dengan mitra pelaksana Happy Hearts Indonesia (HHI).
Gedung TK Negeri Kalu Manandang menjadi sekolah pertama yang dibangun PLN dengan memanfaatkan material inovatif ramah lingkungan, sebagai solusi atas isu sampah plastik sekaligus menjawab kebutuhan fasilitas pendidikan yang layak di daerah 3T (terdepan, terluar, tertinggal).
Executive Vice President (EVP) Komunikasi Korporat dan TJSL PLN, Gregorius Adi Trianto, menyatakan proyek ini adalah simbol kolaborasi dan keberlanjutan.
“Semua masyarakat Indonesia, termasuk anak-anak di Sumba Timur, berhak mendapatkan pendidikan dengan fasilitas yang layak. TK Kalu Manandang dibangun melalui kolaborasi multi-pihak dan menjadi sekolah pertama yang menggunakan ecoblock dari sampah plastik di NTT. Ini adalah inovasi dalam pengelolaan limbah yang bermanfaat untuk pendidikan dan lingkungan,” jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama General Manager PLN UIW NTT F Eko Sulistyono menyampaikan rasa syukur dan harapannya dalam Program ini.
"Tepat di Hari Anak Nasional ini, kami PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Nusa Tenggara Timur penuh syukur mempersembahkan hadiah istimewa bagi masa depan Sumba: gedung baru TK Negeri Kalu Manandang. Kami berharap dari sekolah ini akan lahir generasi emas Sumba yang cerdas dan peduli lingkungan. PLN UIW NTT berkomitmen penuh untuk terus mendukung setiap langkah kemajuan di daerah ini," ungkapnya.
Baca juga: 46 Keluarga di Lembata Kini Nikmati Terangnya Listrik Lewat Program Light Up The Dream PLN
Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali, yang turut hadir dalam peresmian tersebut, menyampaikan apresiasinya.
“Pembangunan menggunakan plastik daur ulang ini adalah hal baru dan berbeda dari yang pernah kami lihat selama ini. Ini adalah sesuatu yang penting dan prioritas yang dibutuhkan daerah ini. Pembangunan ini merupakan pemberian fasilitas yang sangat berarti bagi dunia pendidikan di Kabupaten Sumba Timur, mengingat indeks pendidikan kami baru berada di posisi 7 dan indeks bisa membaca di posisi 30 persen,” katanya.
Gedung baru TK Negeri Kalu Manandang kini dilengkapi dengan dua ruang kelas yang kokoh, toilet, serta sarana penunjang belajar seperti laptop, buku, alat peraga, dan permainan edukatif. Proyek yang dimulai pada awal tahun 2025 dan selesai pada bulan Maret ini berhasil mengubah kondisi belajar yang sebelumnya menumpang di bangunan sewaan yang tidak layak.
Kepala Sekolah TK Negeri Kalu Manandang, Margaretha A.L Riupassa, S.Pd.AUD.Gr, menyampaikan rasa syukurnya.
"Kami sangat berterima kasih kepada PLN. Gedung baru yang kokoh dan ramah lingkungan ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan bagi anak-anak didik kami," ujarnya penuh haru.
Keberhasilan pembangunan sekolah ini menjadi wujud kepedulian PLN untuk berperan serta mencerdaskan kehidupan, khususnya generasi muda Indonesia, dalam menyambut Generasi Emas tahun 2045. (*)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
NTT Jadi Provinsi Pionir Eliminasi AIDS, TBC, dan Malaria 2030 |
![]() |
---|
Pemprov NTT Gandeng ICRAF Indonesia Dorong Pertumbuhan Ekonomi Hijau di NTT |
![]() |
---|
Dokter Hewan Julita Mertha Yasa Beberkan Strategi Cegah dan Kendalikan Rabies di NTT |
![]() |
---|
BERITA POPULER - Mutasi Jabatan di Ende, Gubernur NTT Soal Pameran dan Nasib Nelayan Papela |
![]() |
---|
Inspiring Srikandi PLN UIW NTT: Mendorong Perempuan Untuk Berkarier dan Berkreasi Tanpa Batas Gender |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.