Sholawat Nabi
Bacaan Sholawat Jibril Panjang Pendek dan Artinya, Ini Waktu Membacanya yang Dianjurkan
Bacaan Sholawat Jibril Panjang Pendek dan Artinya, Ini waktu membacanya yang dianjurkan lengkap dengan keutamaannya
Penulis: Adiana Ahmad | Editor: Adiana Ahmad
Artinya: Wahai kekasihku, wahai Muhammad.
يَاعَرُوْسَ الْخَافِقَيْنِ
Latin: Ya 'Aruusal-khoofiqoini
Artinya: Wahai pengantin tanah timur dan barat (sedunia).
يَامُؤَيَّدْ يَامُمَجَّدْ
Latin: Ya Mu-ayyad ya Mumajjad
Artinya: Wahai Nabi yang dikuatkan (dengan wahyu).
يَاإِمَامَ الْقِبْلَتَيْنِ
Latin: Ya Imaamal Qiblataini
Artinya: Wahai Nabi yang diagungkan, wahai imam dua arah kiblat.
Makna Sholawat Jibril
Sholawat Jibril mempunyai makna sebagai permohonan doa kepada Allah SWT agar umat muslim senantiasa memperoleh segala rahmat dan keberkahan, baik ketika hidup di dunia maupun di akhirat kelak.
Dalam buku Rahasia Sehat Berkah Shalawat oleh M. Syukron Maksum, dkk, membaca Sholawat Jibril yang diiringi dengan bacaan istighfar pada pagi dan siang hari juga dapat menjadi dzikir untuk memohon kelancaran rezeki.
Keutamaan Sholawat Jibril
Menukil buku Rahasia Sehat Berkah Shalawat oleh M. Syukron Maksum, dkk, sholawat Jibril memiliki sejumlah keutamaan bagi umat muslim jika diamalkan. Berikut beberapa keutamaannya:
1. Dibukakan 70 Pintu Rahmat
Dikatakan Imam Sya'roni, Rasulullah SAW pernah bersabda, "Barang siapa membaca sholawat ini maka ia telah membuka 70 pintu rahmat untuk dirinya dan Allah akan menitipkan cinta-Nya pada hati manusia sehingga mereka tidak akan marah kepadanya, kecuali orang yang menyimpan kemunafikan di hatinya."
2. Memperlancar Rezeki
Menurut Habib Umar bin Hafidz, dengan membaca istighfar 100 kali dan sholawat Jibril 500 kali di waktu pagi dan petang, maka insyaAllah akan diberikan kelancaran rezeki.
3. Keberkahan di Dunia
Dalam kitab al-Adzkar karya Imam an-Nawawi, jika rutin mengamalkan sholawat Jibril maka bisa mendapatkan keberkahan di dunia, seperti diberi kesehatan, kelancaran dalam beraktivitas, atau umur yang panjang.
Anjuran Bersholawat Kepada Nabi
Umat muslim juga dianjurkan untuk melantunkan sholawat kepada Nabi. Dalam Al-Quran surat Al Ahzab ayat 56, Allah SWT berfirman mengenai sholawat kepada Nabi,
اِنَّ اللّٰهَ وَمَلٰۤىِٕكَتَهٗ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّۗ يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا
Artinya: "Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bersholawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bersholawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya."
Mengutip Tafsir Ibnu Katsir, yang dimaksud dengan sholawat dari Allah SWT dalam ayat di atas adalah pujian-Nya kepada Rasulullah SAW di kalangan para malaikat, sedangkan sholawat dari para malaikat adalah doa mereka untuknya. Pendapat ini mengacu pada riwayat dari Imam Bukhari. (*)
Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.