Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik 6 Juli 2025, "Kesuksesan Sejati Dalam Melaksanakan Misi Tuhan"

Melalui refleksi kita akan sanggup mintasi kebanggaan semu itu dengan pertanyaan penting ini, dari manakah asal kesuksesan yang kita gapai itu?

Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/HO
Pater Fransiskus Funan Banusu SVD 

Renungan Harian Katolik
Minggu 6 Juli 2025
Oleh: Pater Fransiskus Funan Banusu SVD
KESUKSESAN SEJATI DALAM MELAKSANAKAN MISI TUHAN: NAMA TERDAFTAR DI SURGA
(Yes 66:10-14c; Mzm 66:1-3a.4-5.6-7a.16.20; Gal 6:14-18; Luk 10:1-12.17-20).

"Janganlah bersukacita karena roh-roh itu takluk kepadamu, tetapi bersukacitalah karena namamu ada terdaftar di Surga." (Luk 10:20).

Sebagaimana ke tujuh puluh murid yang diutus Tuhan bangga karena  sukses menjalankan misi itu demikian juga kita, pasti bangga juga ketika sukses melakukan sessuatu. Bangga itu perlu. Namun bangga karena kekuatan Tuhan dalam diri dan bukan kesuksesan kita semata. Sukses tanpa refleksi segera menghadirkan kepongahan dalam diri, lalu menyusul kejatuhan.

Melalui refleksi kita akan sanggup mintasi kebanggaan semu itu dengan pertanyaan penting ini, dari manakah asal kesuksesan yang kita gapai itu? Kita sadar bahwa kebanggaan atas keberhasilan yang diraih tak terlepas pisah dari campur tangan Tuhan dalam diri. Sebagai utusan, apa pun yang kita lakukan, tujuan yang mau diperoleh ialah kemuliaan nama Tuhan di tengah orang-orang yang dilayani.

Refleksi atas kesuksesan dalam misi itu, menolong kita untuk tetap menjaga diri sebagai pelayan yang dapat menyangkal diri dan berserah total pada kehendak Tuhan. Sebab pelayanan ini pada dasarnya membutuhkan kerendahan hati dan kemurahan hati yang besar untuk melakukannya. Allah memulihkan dunia dari kejatuhan atas dosa berkat jasa besar Yesus Putra-Nya yang telah merendahkan Diri-Nya sebagai seorang hamba.

Kita yakin bahwa Yesus telah membebaskan kita dari perbudakan dosa dan menjadikan kita sebagai utusan-Nya di tengah dunia yang penuh tantangan. Jika kita sukses Ia akan menganugerahkan sukacita hidup sebagai anak-anak Allah dan nama kita terdaftar di Surga.

Karena itu berbekal kuasa ilahi Tuhan sendiri, kita siap menjadi utusan Tuhan yang tulus tanpa pamrih dan mengenakan sikap percaya percaya pada penyelenggaraan ilahi-Nya. Roh Kristus akan selalu menyertai kita. Nabi Yesaya meneguhkan kita bahwa rahmat keselamatan dari Allah mengalir seperti sungai kepada Yerusalem, demikian juga untuk kita. Rahmat Allah itu berlimpah dalam hidup kita.

Walau kenyataan membuktikan bahwa tantangan, pencobaan silih berganti dalam sejarah hidup ini, oleh kuasa Roh Kudus kita insyaf bahwa kita diciptakan untuk bahagia bersama Allah.

Duka akan selalu ada, namun kita percaya, Allah dalam Yesus tetap bekerja dan tak pernah akan diam. "Seperti seseorang yang dihibur ibunya, demikianlah kamu akan Kuhibur." (Yes 66:13).

Sebab Allah menghendaki kehidupan dan sukacita bukan kehancuran dan kebinasan dalam hidup kita. Maka Pemazmur bermadah seperti ini, "Bersorak-sorailah bagi Allah, hai seluruh bumi, mazmurkanlah kemuliaan nama-Nya, muliakanlah Dia dengan puji-pujian! Katakanlah kepada Allah, "Betapa dahsyat segala pekerjaan-Mu." (Mzm 66:1-3a).

Kita dalam hidup dan tugas perutusan sebagai pengikut Yesus, fokus pada Tuhan dan karya kudus-Nya. Sebab hal-hal lahiriah selalu menarik, menjadi kesukaan bahkan menjadi media yang seringkali dipakai untuk bercecok di antara kita.

Misalnya tentang sunat atau tidak yang menjadi perbincangan hebat dalam Kitab Suci. "Sebab bersunat atau tidak bersunat, tidak ada artinya, tetapi menjadi ciptaan baru itulah artinya." (Gal 6:15). Bukan sunat dalam arti fisik  namun suhat hati dari kejahatan yang bercokol di dalamnya.

Karena kita ini milik Kristus dengan tugas penting: membawa dan membagi damai sejahtera dan rahmat Tuhan bagi semua orang yang kita jumpai.

Kisahkan karya agung Tuhan, jangan kita bangga karena setan-setan takluk pada kita, namun kita bersukacita karena nama kita terdaftar di Surga. Inilah yang menurut Yesus harus raih sebagai kesuksesan dalam tugas perutusan di dunia ini.

Selamat Hari Minggu. Tuhan berkatimu semua. (RP. FF. Arso Kota, Minggu/Pekan Biasa XIV/C, 060725).

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved