Renungan Harian Katolik
Renungan Harian Katolik Selasa 1 Juli 2025, "Mengapa Kalian Takut?"
Bacaan-bacaan yang kita renungkan hari ini dimulai dari Kitab Kejadian 19:15-29, di mana kita membaca tentang bagaimana Lot dan keluarganya diselamatk
Renungan Harian Bruder Pio Hayon SVD
Hari Selasa Pekan Biasa XIII
Selasa, 1 Juli 2025
Bacaan I: Kej. 19: 15-29
Injil: Mat. 8: 23-27
“Mengapa Kalian Takut?”
Saudari/a terkasih dalam Kristus
Salam sejahtera untuk kita semua. Rasa takut bisa dialami oleh siapa saja sebagai salah satu gejolak perasaan manusiawi kita ketika berhadapan dengan hal-hal menggoncangkan.
Saudari/a terkasih dalam Kristus
Dalam bacaan hari ini, kita dihadapkan pada dua situasi yang berbeda namun memiliki benang merah yang sama: ketakutan dan kepercayaan kepada Tuhan. Tema "Mengapa kalian takut?" mengajak kita untuk merenungkan bagaimana kita merespons ketakutan dalam hidup kita dan bagaimana kita dapat menemukan kekuatan dalam iman kita kepada Tuhan.
Bacaan-bacaan yang kita renungkan hari ini dimulai dari Kitab Kejadian 19:15-29, di mana kita membaca tentang bagaimana Lot dan keluarganya diselamatkan dari kehancuran kota Sodom dan Gomora. Para malaikat memperingatkan mereka untuk melarikan diri dan tidak menoleh ke belakang.
Namun, istri Lot tidak taat dan menoleh ke belakang, sehingga ia menjadi tiang garam. Kisah ini menekankan pentingnya ketaatan kepada perintah Tuhan dan konsekuensi dari ketidaktaatan. Ketakutan akan kehilangan harta benda atau kehidupan yang lama tidak boleh menghalangi kita untuk mengikuti jalan keselamatan yang telah ditetapkan Tuhan.
Lalu ditutup dengan bacaan Injil Matius 8:23-27, kita melihat bagaimana Yesus dan murid-murid-Nya berada di dalam perahu ketika tiba-tiba terjadi angin ribut yang dahsyat. Ombak-ombak menghantam perahu itu, sehingga hampir tenggelam.
Murid-murid ketakutan dan membangunkan Yesus, memohon pertolongan-Nya. Yesus kemudian menghardik angin dan danau itu, dan seketika itu juga danau menjadi teduh. Yesus bertanya kepada mereka, "Mengapa kamu takut, kamu yang kurang percaya?"
Pertanyaan Yesus menyoroti kurangnya iman para murid. Meskipun mereka telah melihat mukjizat-mukjizat yang dilakukan oleh Yesus, mereka masih ragu akan kuasa-Nya dalam menghadapi badai kehidupan.
Kisah ini mengajarkan kita bahwa iman sejati adalah percaya kepada Tuhan, bahkan ketika kita tidak melihat jalan keluar atau ketika kita merasa takut dan tidak berdaya.
Catatan efleksi kita atas bacaan-bacaan yang ada adalah Ketakutan dalam Hidup: Apa saja ketakutan yang sering menghantui pikiran kita? Apakah kita takut akan masa depan, kesehatan, keuangan, atau hubungan kita? Kepercayaan kepada Tuhan: Seberapa besar kepercayaan kita kepada Tuhan dalam menghadapi badai kehidupan?
Apakah kita mengandalkan kekuatan kita sendiri, ataukah kita berserah sepenuhnya kepada-Nya? Ketaatan: Apakah kita taat pada perintah Tuhan, bahkran ketika itu sulit atau tidak masuk akal bagi kita? Apakah kita bersedia meninggalkan zona nyaman kita dan mengikuti jalan yang telah ditetapkan-Nya?
Saudari/a terkasih dalam Kristus
Pesan untuk kita, pertama: hari ini, marilah kita merenungkan bagaimana kita dapat mengatasi ketakutan kita dan memperkuat iman kita kepada Tuhan. Kedua, semoga kita diberi keberanian untuk taat pada perintah-Nya dan percaya bahwa Dia selalu menyertai kita, bahkan dalam badai kehidupan yang paling dahsyat sekalipun. Maka ketiga, marilah kita berdoa agar kita dapat berkata seperti para murid, "Sungguh, orang ini Anak Allah!" (Matius 8:27). (*)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
| Renungan Harian Katolik Kamis 16 April 2026, "Percaya Yesus: Pilihan Tepat untuk Keselamatan" |
|
|---|
| Renungan Harian Katolik Kamis 16 April 2026, "Setia dan Taat Dalam Tugas Rutin Setiap Hari" |
|
|---|
| Renungan Harian Katolik Kamis 16 April 2026, "Datang Dari Surga" |
|
|---|
| Renungan Harian Katolik Rabu 15 April 2026, Iri Hati, Benci & Dendam Memasung Hidup Dalam Keburukan |
|
|---|
| Renungan Harian Katolik Rabu 15 Maret 2026, "Betapa Besar Kasih Allah akan Dunia" |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/PIO-HAYON_07.jpg)