NTT Terkini
HUT Bhayangkara ke-79, Mahasiswa Apresiasi Respons Cepat Polisi Tindak Laporan dari Media Sosial
Menurutnya, kecepatan polisi dalam menindaklanjuti laporan netizen menunjukkan adanya transformasi budaya kerja di tubuh Polri.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eugenius Suba Boro
POS-KUPANG.COM, KUPANG — Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-79 pada 1 Juli 2025, apresiasi terhadap kinerja kepolisian terus berdatangan dari berbagai kalangan. Salah satunya datang dari mahasiswa asal Nusa Tenggara Timur (NTT), Nijar Alamsyah.
Saat diwawancarai POS-KUPANG.COM di kawasan Naikoten, Jumat (27/6/2025), Nijar menyampaikan pujiannya terhadap kesigapan aparat kepolisian yang kini lebih responsif terhadap laporan masyarakat melalui media sosial.
“Saya sangat mengapresiasi langkah-langkah cepat yang diambil kepolisian ketika menerima aduan dari warga, khususnya lewat media sosial seperti Instagram,” ujar Nijar.
Menurutnya, kecepatan polisi dalam menindaklanjuti laporan netizen menunjukkan adanya transformasi budaya kerja di tubuh Polri.
Baca juga: Peringati HUT ke-79 Bhayangkara, Polres Sabu Raijua Kunjungi Purnawirawan Polri dan Warakawuri
Ia menyebut beberapa kasus kehilangan dan gangguan ketertiban umum yang berhasil ditangani dengan cepat setelah viral di media sosial sebagai bukti nyata bahwa kepolisian semakin peka terhadap dinamika masyarakat.
“Dulu kita harus datang ke kantor polisi untuk melapor, sekarang lewat satu unggahan, bisa langsung ditindaklanjuti. Ini perkembangan yang sangat positif,” lanjutnya.
Meskipun memberikan apresiasi, Nijar juga memberikan catatan penting. Ia berharap agar semua laporan yang masuk, baik yang viral maupun tidak, tetap ditindak secara adil tanpa membeda-bedakan.
“Yang penting adalah, jangan hanya yang viral yang ditanggapi, tapi juga laporan warga kecil di kampung-kampung yang tidak punya akses medsos harus tetap diperhatikan,” tegasnya.
Nijar menambahkan bahwa semangat Bhayangkara ke-79 ini harus menjadi momentum bagi Polri untuk terus memperbaiki diri, membangun kepercayaan masyarakat, dan menjadikan teknologi sebagai jembatan antara aparat dan rakyat.
“Kami mahasiswa percaya, kalau polisi terus terbuka, cepat tanggap, dan adil, maka rasa aman di masyarakat akan semakin kuat,” tutup Nijar. (uge)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.