Sabtu, 2 Mei 2026

KKB Papua

Bupati Jayawijaya Peringatkan KKB Pasca Penembakan Polisi di Wamena

Kejadian ini menciptakan ketegangan di masyarakat dan memicu reaksi tegas dari pemerintah setempat. 

Tayang:
Editor: Ryan Nong
POS-KUPANG.COM/HO
KETERANGAN PERS - Bupati Jayawijaya, Athenius Murib memberikan keterangan pers usai menggelar pertemuan bersama Pemprov Papua Pegunungan, jajaran Forkopimda, Lembaga adat dan tokoh masyarakat, di Kota Wamena, Kamis 29 Mei 2025. 

KKB mengaku bertanggungjawab

Adapun Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) atau Kelompok Kriminal Bersenjata Papua (KKB Papua) mengaku bertanggung jawab atas aksi penembakan polisi di Wamena.   

Aksi cowboy OTK dengan menembak dua anggota polisi di RSUD Wamena Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan menyebabkan kondisi mencekam di wilayah itu. 

Keduanya tertembak saat berdiri di depan instalasi gawat darurat RSUD Wamena, Rabu (28/5/2025) malam.

Bripka MD, merupakan anggota Satlantas Polres Jayawijaya ditembaki dua orang tak dikenal usai mengantarkan korban kecelakaan lalu lintas ke RSUD Wamena.

Informasi dihimpun Tribun-Papua.com, aksi cowboy berlangsung setelah Bripka MD serta rekannya, Aipda BS kembali ke mobil patroli dan hendak meninggalkan rumah sakit.

Namun, dua orang tak dikenal menggunakan sepeda motor tiba-tiba mendekati mobil dinas lalu menembaki korban dari depan hingga peluru menembus kaca mobil dan bersarang di tubuh korban.

Sebutir peluru mengenai dada kiri Bripka MD. Dalam kondisi terluka, korban segera dilarikan kembali ke IGD RSUD Wamena untuk mendapatkan pertolongan medis.

Sementara, kedua pelaku kabur ke arah Wouma. Peristiwa itu membuat situasi Wamena mencekam.

Kepolisian belum bisa memastikan identitas pelaku penembakan. Penyelidikan tengah berlangsung.

Usai kejadian, Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) -Organisasi Papua Merdeka (OPM) Kodap III Ndugama Derakma mengklaim bertanggung jawab atas penembakan dua anggota polisi di depan RSUD Wamena.

Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom, menyebut penembakan dilancarkan jarak dekat, hanya 10 meter dari target.

Sebby mengeklaim, kedua anggota polisi yang disasar mengalami luka serius. Insiden dilaporkan terjadi pukul 19.25 WIT.

Sebby menyebut pasukan TPNPB yang diterjunkan berasal dari tiga Komando Wilayah Pertahanan (Kowip) dan 13 batalion TPNPB Kodap III. 

Diketahui, pasukan OPM wilayah Ndugama Derakma dikomandoi oleh Egianus Kogoya.

Sumber: Tribun Papua
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved