TTS Terkini
Samuel Halundaka: Kelle Tunan Desa Berpotensi di Timor Tengah Selatan NTT
Sebelumnya ia berterima kasih kepada Wahana Visi Indonesia dan sponsor yang telah membantu masyarakat Desa ini membuat jaringan air bersih.
Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Maria Vianey Gunu Gokok
POS-KUPANG.COM, SOE- "Saya baru sampai disini dan setelah cerita banyak dengan masyarakat, Desa Kelle Tunan ini banyak potensi yang dapat dikelolanya oleh BUMDes atau Koperasi merah putih,” ujar Asisten III Sekretaris Daerah Provinsi NTT, Samuel Halundaka saat serah terima jaringan air bersih Oehonu dan Deklarasi STBM Pilar 1 dan 2 Desa Kelle Tunan, Kecamatan Kuanfatu, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), NTT.
Samuel Halundaka mengakui Desa Kelle Tunan mempunyai banyak potensi.
Desa Kelle Tunan sendiri merupakan salah satu desa di Kecamatan Kuanfatu, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Lokasi yang berada di ketinggian, membuat air harus di pompa naik untuk menjangkau seluruh warga.
"Untuk hasil air yang sudah dibuat, sudah uji di lap juga sesuai dengan standar kesehatan, Bapa desa bisa lihat ini dan kembangkan untuk air isi ulang," jelasnya.
Selain itu ia Samuel juga menyoroti potensi alam. Dimana desa ini menjadi salah satu pnghasilan kemiri dan sirih.
Baca juga: Pemkab TTS Manfaatkan Lahan Kosong Jadi Tempat Parkir Multi Fungsi
"Di luar negeri kulit kemiri dipakai untuk bakar daging di restoran berbintang, kita disini buang saja. Selain itu, sirih juga banyak, sudah ada orang yang sekolahkan anaknya hanya dengan jual sirih,"tegasnya.
Sebelumnya ia berterima kasih kepada Wahana Visi Indonesia dan sponsor yang telah membantu masyarakat Desa ini membuat jaringan air bersih.
"Terima kasih kepada Johan Buntoro dan Wahana Visi Indonesia. Hari ini kita saksikan proyek ini sudah berjalan di Desa Kelle Tunan," ungkapnya.
Ia berharap sumber air yang sudah ada dan dekat ini dijaga dan dikelola dengan baik. Apalagi pipa yang digunakan tidak tahan api, sehingga perlu diperhatikan.
"Saya sudah cerita juga dengan teman-teman dari WVI bahwa setelah serah terima ini, ada pelatihan tambahan guna kepentingan pemeliharaan jaringan air tersebut," tambahnya.
Untuk itu saya berharap bahwa sumber mata air yang sudah ada dekat ini tolong dijaga dengan baik.
Berkaitan dengan STBM, Asisten III Sekda Provinsi NTT ini menyebutkan pemanfaatan air bersih sekalian menyentuh perbaikan pola hidup. Ini demi pengingkatan kesehatan dan menekankan stunting.
Air bersih yang layak dapat memberikan manfaat bagi kesehatan , dan dapat meruba perilaku masyarakat terhadap sanitasi dan menekan stunting.
"Kita perlu mengapresiasi masyarakat yang secara mandiri untuk menjaga perilaku hidup bersih dan sehat. Manfaatkanlah sarana air bersih ini, agar potensi desa dapat ditingkatkan apalagi yang berdampak pada anak-anak," tekannya. (any)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.