Malaka Terkini
Pemkab Malaka Siapkan Atlet untuk PON 2028, Dorong Pembangunan GOR
Kosmas menegaskan, Pemkab Malaka terus mempersiapkan atlet agar selalu siap mengikuti pertandingan di luar daerah.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Kristoforus Bota
POS-KUPANG.COM, BETUN - Pemerintah Kabupaten Malaka terus mempersiapkan atlet dari berbagai cabang olahraga (cabor) untuk menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 yang dijadwalkan berlangsung di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB).
Hal itu disampaikan Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Malaka, Kosmas Bria, saat ditemui POS-KUPANG.COM di ruang kerjanya pada Rabu (21/5/2025).
“Saat ini, Bapak Bupati Malaka telah merancang program pembinaan atlet muda melalui Sekolah Sepak Bola (SSB). Kami sedang mempersiapkan hal tersebut untuk menyongsong PON 2028,” ungkap Kosmas.
Selain sepak bola, cabor lain seperti taekwondo juga telah dipersiapkan untuk mengikuti pertandingan regional di NTT. Pembinaan dilakukan secara berkelanjutan sejak tahun lalu, dan tahun depan atlet-atlet unggulan akan dibawa bertanding di luar NTT pada even-even nasional.
“Baru-baru ini ada tiga cabor yang dikirim, yaitu perisai diri, taekwondo, dan karate. Atlet taekwondo yang kami kirim ke Bali berhasil meraih satu medali emas, dan di Surabaya kami meraih tujuh medali emas. Perisai diri meraih satu medali perak dan satu perunggu, sementara karate meraih medali perak dan perunggu,” tambahnya.
Kosmas menegaskan, Pemkab Malaka terus mempersiapkan atlet agar selalu siap mengikuti pertandingan di luar daerah.
Terkait PON 2028, ia menyampaikan harapan agar pemerintah pusat dapat membantu pembangunan Gedung Olahraga (GOR) di Kabupaten Malaka.
Baca juga: Jalan Lintas Negara Motamasin Dongkrak Ekonomi Nelayan Lokal di Malaka
“Untuk sepak bola, kita sudah punya Stadion RTP Kobalima dan beberapa lapangan lainnya. Namun untuk cabor lain, kami berharap ada satu GOR agar latihan bisa terpusat. Proposal pembangunan sudah kami ajukan ke Kemenpora dan Kementerian PUPR, tapi sampai sekarang belum ada respon,” jelasnya.
Dalam dua tahun terakhir, melalui APBD, Pemkab Malaka telah mengadakan satu set matras untuk cabor kempo, taekwondo, karate, dan IPSI. Sementara untuk cabor perisai diri, bantuan sarana dan prasarana datang dari Kemenpora.
“Memang kami mengusulkan bantuan untuk semua cabor, tapi yang diakomodir baru perisai diri. Jadi, peralatan mereka saat ini sudah cukup lengkap,” pungkasnya. (ito)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
| Nelayan Kletek Malaka Akui Tak Pernah Sulit Dapat Solar, Ini Rahasianya |
|
|---|
| Ombak Tinggi Ancam Nelayan Malaka, Muara Hasan Maubesi Disebut Titik Paling Berbahaya |
|
|---|
| Keluarga Mengenal Antonius Nana Sebagai Sosok yang Baik dan Tak Pernah Bermasalah dengan Tetangga |
|
|---|
| 5 Rumah Rusak Setelah Bencana Longsor di Babotin Malaka Meluas ke Permukiman Warga Dusun Salore |
|
|---|
| Bencana Longsor di Babotin Meluas, Kini Ancam Permukiman Warga Dusun Salore |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Sekretaris-Dispora-Kabupaten-Malaka-Kosmas-Bria-saat-ditemui-POS-KUPANGCOM.jpg)