Senin, 4 Mei 2026

Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik Kamis 15 Mei 2025, “Akulah Jalan, Kebenaran, dan Hidup”

Dari bacaan I: Kisah Para Rasul 13:26-33, Paulus berbicara kepada orang-orang di Antiokhia, menjelaskan tentang Yesus sebagai Mesias yang dijanjikan.

Tayang:
Editor: Eflin Rote
dok-pribadi Bruder Pio Hayon SVD
Bruder Pio Hayon SVD 

Renungan Harian Bruder Pio Hayon SVD
Hari Kamis Pekan Paskah IV
Kamis, 15  Mei  2025
Bacaan I: Kis. 13:26-33
Injil:  Yoh. 14:1-6

“Akulah Jalan, Kebenaran, dan Hidup”

Saudari/a terkasih dalam Kristus

Salam damai  sejahtera untuk kita semua. Ketika Yesus menyatakan diriNya sebagai ‘jalan, kebenaran, dan hidup’ bukan sekedar sebuah pernyataan biasa dari Yesus, tapi menjadi sebuah pernyataan iman yang akan menjadi pegangan hidup iman kita. 

Saudari/a terkasih dalam Kristus

Pada hari ini, bacaan-bacaan yang kita renungkan mengundang kita untuk merenungkan pernyataan Yesus "Akulah jalan, kebenaran, dan hidup" yang terdapat dalam Injil Yohanes 14:1-6, serta konteks yang diberikan dalam Kisah Para Rasul 13:26-33. Tema ini mengajak kita untuk memahami bagaimana Yesus menjadi pusat kehidupan kita sebagai pengikut-Nya.

Dari bacaan I: Kisah Para Rasul 13:26-33, Paulus berbicara kepada orang-orang di Antiokhia, menjelaskan tentang Yesus sebagai Mesias yang dijanjikan.

Dia menekankan bahwa Yesus telah memenuhi nubuat-nubuat yang ada dalam Kitab Suci dan bahwa melalui kematian dan kebangkitan-Nya, Allah telah memberikan keselamatan kepada umat manusia. Paulus mengingatkan kita bahwa keselamatan ini adalah untuk semua orang, baik Yahudi maupun non-Yahudi, dan bahwa kita dipanggil untuk menerima dan memberitakan kabar baik ini.

Sedangkan dalam bacaan Injil: Yohanes 14:1-6, Yesus menghibur murid-murid-Nya yang merasa gelisah menjelang penyaliban-Nya.

Dia menyatakan bahwa Dia adalah jalan, kebenaran, dan hidup. Pernyataan ini menunjukkan bahwa Yesus adalah satu-satunya jalan menuju Allah dan bahwa melalui-Nya, kita dapat menemukan kebenaran sejati dan kehidupan yang kekal. Yesus mengajak kita untuk tidak takut, tetapi percaya kepada-Nya dan kepada Bapa.

Refleksi kita atas permenungan dari bacaan-bacaan yang ada adalah Yesus sebagai Jalan: Yesus mengajak kita untuk mengikuti-Nya sebagai jalan hidup.

Dalam dunia yang penuh dengan kebingungan dan pilihan yang sulit, Dia adalah panduan yang pasti. Kita dipanggil untuk meneladani hidup-Nya dan mengikuti ajaran-Nya dalam setiap aspek kehidupan kita. Kebenaran Sejati: Dalam zaman di mana kebenaran sering kali diputarbalikkan, Yesus mengingatkan kita bahwa Dia adalah kebenaran. Kita harus berpegang pada ajaran-Nya dan mencari kebenaran dalam hubungan kita dengan Tuhan dan sesama.

Hidup yang Berkelimpahan: Yesus menawarkan hidup yang berkelimpahan, bukan hanya dalam arti fisik, tetapi juga secara rohani. Kita diajak untuk mengalami kehidupan yang penuh dengan kasih, damai, dan sukacita yang berasal dari hubungan kita dengan-Nya.

Saudari/a terkasih dalam Kristus

Pesan untuk kita, pertama: hari ini, marilah kita merenungkan bagaimana kita dapat lebih mengandalkan Yesus sebagai jalan, kebenaran, dan hidup dalam kehidupan sehari-hari. Kedua, dengan iman yang teguh, kita dapat menjalani hidup yang berkenan kepada Allah dan menjadi saksi kasih-Nya kepada dunia.

Ketiga, pernyataan iman bahwa Yesus adalah Jalan, Kebenaran, dan Hidup sekaligus memberi arahan kepada kita akan tempat tinggal di rumah Bapa. (*)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved