Malaka Terkini

Harga Sembako di Pasar Beiabuk Betun Bervariasi, Cabai Tembus Rp 100 Ribu per Kg

Di tempat terpisah, harga daging sapi saat ini telah menyentuh Rp 100.000 per kilogram, naik dari harga sebelumnya yang berkisar Rp 80.000 per kilogra

Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/KRISTOFORUS BOTA
Para pedagang sedang menjajakan barang dagangannya di Pasar Beiabuk Betun, Kabupaten Malaka pada Sabtu, (9/5/2025). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Kristoforus Bota

POS-KUPANG.COM, BETUN - Harga sembako di Pasar Beiabuk Betun, Desa Wehali, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, terpantau cukup bervariasi. 

Beberapa komoditas mengalami kenaikan harga yang signifikan, khususnya jenis cabai rawit.

Saat ini, harga cabai kecil mencapai Rp 80.000 per kilogram. Bahkan, dua minggu sebelumnya, harga sempat melonjak hingga Rp 90.000 hingga Rp 100.000 per kilogram. 

Harga tersebut jauh di atas harga normal saat stok melimpah, yakni sekitar Rp 60.000 per kilogram.

Menurut To'o Joni, salah satu pedagang di pasar tersebut, tingginya harga cabai kecil disebabkan oleh minimnya pasokan dari distributor.

"Stok dari distributor sangat, jadi harganya naik," jelas To'o Joni saat diwawancarai POS-KUPANG.COM pada Sabtu (10/5/2025).

Sementara itu, harga cabai besar dan cabai keriting masih stabil di angka Rp 50.000 per kilogram.

Untuk komoditas kacang-kacangan, harga relatif stabil. Kacang hijau dijual Rp 20.000 per kilogram, kacang merah Rp 30.000 per kilogram, dan kacang tanah Rp 25.000 per kilogram. 

Menurut To’o Joni, stok kacang-kacangan diperoleh langsung dari petani lokal di Kabupaten Malaka.

Di tempat terpisah, harga daging sapi saat ini telah menyentuh Rp 100.000 per kilogram, naik dari harga sebelumnya yang berkisar Rp 80.000 per kilogram. 

Seorang pembeli menyebutkan bahwa kenaikan harga daging sapi ini sudah terjadi hampir setahun terakhir.

Untuk kebutuhan pokok lainnya, Crisan Oktalin Bria, seorang remaja yang menjaga kios mereka di pasar itu memaparkan bahwa harga minyak goreng juga mengalami kenaikan. 

Minyak goreng Minyakkita kini dijual Rp 20.000 per liter, naik dari Rp 18.000 per liter di tiga bulan lalu. Sementara Minyak Sedap kini Rp 23.000 per liter, dari sebelumnya Rp 22.000 per liter.

Baca juga: Pemerintah Desa Lakekun dan Lakekun Barat Swadaya Bersihkan Sungai Kaliserin Malaka

Harga beras juga mengalami fluktuasi. Beras merek Walet naik dari Rp 15.000 per kilogram menjadi Rp 16.000 per kilogram. Sedangkan beras Nona Kupang tetap stabil di harga Rp 16.000 per kilogram. 

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved