Tentara Nasional Indonesia
Gelar Latma di Kupang, TNI AD dan Angkatan Darat Timor Leste Terus Perkuat Kerja Sama Militer
Ia menegaskan bahwa kerja sama militer ini telah dimulai sejak tahun 2013 dan memberikan dampak nyata bagi hubungan bilateral.
POS-KUPANG.COM, KUPANG – TNI Angkatan Darat dan Angkatan Darat Republik Demokratik Timor Leste (F-FDTL) menggelar Latihan Bersama (Latma) di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Rangkaian Latihan Bersama 2025 dibuka secara resmi Komandan Kodim 1604/Kupang, Kolonel Inf Kadek Abriawan, SIP., M.HI., di Aula Kodim Kupang, Rabu (7/5/2025).
Adapun Latma 2025 dikemas dalam program Subject Matter Expert Exchange – Civil Military Cooperation (SMEE-CIMIC) dengan materi diskusi, teori praktis, serta peninjauan lapangan ke lokasi sumur bor dan pompa hidram atau hidraulik pump.
Kolonel Kadek dalam sambutannya, menyampaikan ucapan selamat datang kepada delegasi AD Timor Leste. Dia menegaskan bahwa hubungan emosional antara Indonesia dan Timor Leste tidak bisa dihapuskan.
“Dulu kita satu, kini kita dua negara sahabat. Perbedaan itu tidak boleh menjadi pemisah, justru menjadi penguat dalam membangun kerja sama yang saling menghargai,” ungkap Kolonel Kadek dalam rilis Pendim yang diterima POS-KUPANG.COM, Kamis.
Dia mengatakan, latihan tersebut merupakan bentuk nyata komitmen pimpinan TNI AD dan AD Timor Leste untuk mempererat hubungan dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara.
Delegasi AD Timor Leste dipimpin oleh Kolonel QG Renilde Guterres Cortereal e Silva selaku Deputy Chief of Staff F-FDTL, bersama enam anggota lainnya, termasuk perwira dan staf operasional.
Sementara itu, hadir pula Letkol Czi Sunardi selaku Kasdim 1604/Kupang, Letkol Inf Jenry Polii selaku Pabandya-Kermalat Asean Stalad, perwakilan Konsulat Timor Leste di Kupang, perwira observe dari Korem 161/WS dan Kodim 1604/Kupang, serta 10 personel Babinsa terbaik yang terlibat langsung dalam kegiatan lapangan.

Wakil Kepala Staf Gabungan AD Timor Leste Kolonel QG Renilde Guterres Cortereal e Silva dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat sejak di perbatasan hingga Kupang.
Ia menegaskan bahwa kerja sama militer ini telah dimulai sejak tahun 2013 dan memberikan dampak nyata bagi hubungan bilateral.
“Persahabatan bukan hanya dilihat dari atas, tetapi dari hasilnya. Inilah bentuk kerja sama yang perlu terus dilanjutkan dan bisa menjadi contoh bagi negara lain,” ujarnya.
Latihan bersama ini juga dianggap strategis karena kedua wilayah, Timor Leste dan Nusa Tenggara Timur, memiliki kondisi geografis tropis yang serupa.
Diharapkan, melalui kegiatan ini, kerja sama antara TNI AD dan F-FDTL semakin erat, serta mampu menjawab berbagai tantangan kemasyarakatan, terutama dalam bidang kemanunggulan air. (*/ian)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.