Minggu, 26 April 2026

Warga Kota Kupang Terseret Arus

Kronologi Nelayan di Oeba Tenggelam, Pencarian Terus Dilakukan

Berdasarkan informasi yang diperoleh, insiden terjadi sekitar pukul 17:30 Wita ketika korban bersama dua rekannya sedang dalam perjalanan

|
Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/PETRUS CHRISANTUS GONSALES
Proses evakuasi korban oleh Basarnas Kupang, Polair Polda NTT, dan nelayan 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Chrisantus Gonsales

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang (Basarnas) mengungkapkan identitas dan kronologi kejadian seorang warga yang dilaporkan tenggelam di perairan Oeba, Kota Kupang.

Kasi Operasi Basarnas Kupang, Muhdar mengungkapkan, korban diketahui bernama Redi Baifeto (25), warga Kelurahan Oesapa, Kota Kupang.

Korban adalah seorang nelayan di sebuah lampara. Muhdar mengungkapkan, pihaknya menerima laporan terkait tenggelamnya korban pada Rabu (30/4/2025) sekitar pukul 19.00 wita.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, insiden terjadi sekitar pukul 17:30 Wita ketika korban bersama dua rekannya sedang dalam perjalanan menuju bagan menggunakan sebuah sampan.

Sampan yang mereka tumpangi tiba-tiba terbalik akibat kuatnya arus, mengakibatkan Redi Baifeto hilang. Kedua rekan korban berhasil selamat dan berenang ke tepi pantai.

Upaya pencarian awal oleh keluarga dan masyarakat setempat tidak membuahkan hasil, sehingga Polsek Kota Lama melaporkan kejadian ini ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang untuk meminta bantuan.

Baca juga: BREAKING NEWS: Warga Tenggelam di TPI Oeba Kupang

Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang segera merespons laporan tersebut dengan memberangkatkan personel pada pukul 19:20 WITA.

Tiba di lokasi kejadian, Tim SAR Gabungan langsung melaksanakan proses pencarian dengan melibatkan berbagai unsur dari  Polresta Kupang, Tagana Provinsi NTT, BPBD Kota Kupang, Dinsos Kota Kupang, Polsek Kota Lama, Polair Kota Kupang, Camat Kota Lama, serta partisipasi aktif dari masyarakat dan keluarga korban.

Hingga pukul 23.00 WITA korban belum berhasil ditemukan. Operasi pencarian akan kembali dilanjutkan hari Kamis (1/5/2025), pukul 06:00 Wita. (moa)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved