Paus Fransiskus Wafat

In Memoriam Paus Fransiskus, Warisannya Tak Pernah Mati

Oleh karena itu kita perlu merawat dan menjaga keseimbangan, kelestarian demi kepentingan generasi mendatang.

Editor: Dion DB Putra
DOK PRIBADI
Gabriel Ola 

Bagi Sri Paus, bumi adalah bagian dari tubuh spiritual manusia, bumi adalah tubuh bersama (our common home). 

Karena itu menjadi panggilan suci nuntuk semua umat manusia untuk secara kolektif mari kita merawat bumi kita, bumi adalah ibu kita. 

Laudato Si mengingatkan kita bahwa manusia bukan menguasai bumi, tapi bumi adalah saudara tua dari ciptaan lainnya.

Maka peran kita bukan menaklkukan tapi memelihara dan bukan mengambil tanpa batas. 

Sekali lagi peran gereja sangat sentral dalam mengajak umat dan masyarakat untuk memelihara lingkungan. 

Karena itu Bapak Uskup Maumere dalam Surat Gembala   dengan tema Pertobatan Ekologis telah mengajak umat keuskupan Maumere untuk merawat bumi.

Berpulangnya Paus Fransiskus meninggalkan kenangan bagi masyarakat Indonesia. 

Kunjungan kenegaraan dan pastoral ke Indonesia pada  tanggal 3 – 6 September 2025 adalah kunjungan kemanusiaan dengan misi menebar nilai cintah kasih antar sesama dan memperkokoh toleransi antarumat beragama dalam sebuah negara yang sangat majemuk. 

Kunjungan ini juga memberi pesan keteladanan dalan hidup sederhana, kerena ia tak sungkan menyapa umat, masyarakat yang dijumpai dengan keramahannya.

Dia  mengasihi tanpa batas, mengasihi dalam perbedaan. Ia datang untuk meneguhkan kembali serpihan toleransi. 

Baginya mencintai apalagi mencintai yang lemah dan papa adalah nilai universal. 

Ia menanamkan cinta yang utuh yakni cinta terhadap Tuhan, cinta terhadap sesama dan cinta kepada alam ciptaan-Nya. “Kita tak bisa mencintai Pencipta sambil terus menyakiti Ciptaan-Nya”.

Paus Fransiskus engkau adalah pemimpin umat Katolik dan dunia. Jasadmu telah bersatu dengan bumi tapi nilai yang telah engkau wariskan kepada umat dan dunia tentang merawat bumi serta keserderhanaan dan cinta melampaui batas  adalah nilai yang tak akan pernah mati. 

Kami akan mewariskannya. (*)

Simak terus berita POS-KUPANG.COM di Google News https://news.google.com/publications/CAAqBwgKMOObjgswqIKhAw?hl=id&ceid=ID:id≷=ID

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved