Selasa, 14 April 2026

Flores Timur Terkini

Festival Bale Nagi Pentas Erupsi dan Teater Rosalia Sogen Hadirkan 42 Telent

Festival Bale Nagi di Flores Timur (Flotim) menjadi panggung bagi 42 talent yang akan mengisi acara.

POS KUPANG/HO
SILVESTER - Silvester Suban Toa Kabelen, Kepala Dinas Pariwisata Flores Timur,  

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Paul Kabelen

POS-KUPANG.COM, LARANTUKA  - Festival Bale Nagi di Flores Timur (Flotim) menjadi panggung bagi 42 talent yang akan mengisi acara.

Diantaranya ada sanggar seni, musisi, dan ekononi kreatif. Sebanyak 80 stand akan tampil dalam kegiatan yang digelar di Taman Kota Larantuka selama tiga hari, 24-26 April 2025.

Gelaran Festival Bale Nagi dimulai Kamis, (24/4). Festival tahunan dengan tajuk Tora Ada Tora Berkarya itu menampilkan keberagaman budaya lamaholot.

Digelar Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Flores Timur, festival ini melibatkan kumpulan seniman dari Flores Timur, Kabupaten Lembata dan Kabupaten Sikka.

Baca juga: LIPSUS: Dokter Anastesi Mengaku Bingung Dikaitkkan dengan Kematian Ibu dan Anak di Sikka

Kepala Disparbud Flotim, Silvester Suban Toa Kabelen, mengatakan, festival diawali dengan karnaval oleh ribuan peserta memakai busana daerah.

Rutenya dari dua titik yakni dari Kantor Bupati dan Polres Flotim menuju ke Taman Felix Fernandez Larantuka.

"Besok pukul 14.00 Wita pelepasan karnaval budaya dengan dua titik. Dari Kantor Bupati itu untuk dewasa, kalau SD dan TKK pelepasan di polres. Finishnya di taman kota," ujar Silvester, Rabu (23/4).

Baca juga: Buntut Obat Habis di RSUD Bajawa, DPRD NTT Curiga Karena Hal Ini

Setelah selesai seremonial pembukaan, kata Silvester, dilanjutkan dengan pameran budaya seperti pentas teater dan ekonomi kreatif.

Dia mengajak warga Flotim datang melihat dan berpartisipasi dalam Festival Bale Nagi.

Menurut Silvester, Festival Bale Nagi tak hanya menampilkan soal keberagaman budaya setempat dan mengakomodir kreatifitas orang muda.

Tetapi juga, mengangkat isu-isu fundamental yang terjadi, seperti erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki, lingkungan/ ekologi, dan kekerasan.

SILVESTER - Silvester Suban Toa Kabelen, Kepala Dinas Pariwisata Flores Timur, 
SILVESTER - Silvester Suban Toa Kabelen, Kepala Dinas Pariwisata Flores Timur,  (POS KUPANG/HO)

Selain bencana erupsi gunung dan isu ekologi, pihaknya juga mengangkat kisah Rosalia Rerek Sogen (30), guru yang meninggal dunia dalam serangan brutal KKB di pedalaman Papua.

"Ada pahlawan pendidikan, ibu Rosalia Sogen nanti diangkat dalam teater, kemudian tentang kekerasan terhadap perempuan dan anak, serta isu ekologi," jelasnya.

Terkait ekologi, Dinas Pariwisata Flotim mengadakan workshop tentang sampah melalui kelas khusus pada siang hari. Silvester memastikan Festival Bale Nagi siap digelar.

Baca juga: Polisi Identifikasi Jenazah Perempuan yang ditemukan di Lewolaga Flotim

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved