Flores Timur Terkini
Festival Bale Nagi Pentas Erupsi dan Teater Rosalia Sogen Hadirkan 42 Telent
Festival Bale Nagi di Flores Timur (Flotim) menjadi panggung bagi 42 talent yang akan mengisi acara.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Paul Kabelen
POS-KUPANG.COM, LARANTUKA - Festival Bale Nagi di Flores Timur (Flotim) menjadi panggung bagi 42 talent yang akan mengisi acara.
Diantaranya ada sanggar seni, musisi, dan ekononi kreatif. Sebanyak 80 stand akan tampil dalam kegiatan yang digelar di Taman Kota Larantuka selama tiga hari, 24-26 April 2025.
Gelaran Festival Bale Nagi dimulai Kamis, (24/4). Festival tahunan dengan tajuk Tora Ada Tora Berkarya itu menampilkan keberagaman budaya lamaholot.
Digelar Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Flores Timur, festival ini melibatkan kumpulan seniman dari Flores Timur, Kabupaten Lembata dan Kabupaten Sikka.
Baca juga: LIPSUS: Dokter Anastesi Mengaku Bingung Dikaitkkan dengan Kematian Ibu dan Anak di Sikka
Kepala Disparbud Flotim, Silvester Suban Toa Kabelen, mengatakan, festival diawali dengan karnaval oleh ribuan peserta memakai busana daerah.
Rutenya dari dua titik yakni dari Kantor Bupati dan Polres Flotim menuju ke Taman Felix Fernandez Larantuka.
"Besok pukul 14.00 Wita pelepasan karnaval budaya dengan dua titik. Dari Kantor Bupati itu untuk dewasa, kalau SD dan TKK pelepasan di polres. Finishnya di taman kota," ujar Silvester, Rabu (23/4).
Baca juga: Buntut Obat Habis di RSUD Bajawa, DPRD NTT Curiga Karena Hal Ini
Setelah selesai seremonial pembukaan, kata Silvester, dilanjutkan dengan pameran budaya seperti pentas teater dan ekonomi kreatif.
Dia mengajak warga Flotim datang melihat dan berpartisipasi dalam Festival Bale Nagi.
Menurut Silvester, Festival Bale Nagi tak hanya menampilkan soal keberagaman budaya setempat dan mengakomodir kreatifitas orang muda.
Tetapi juga, mengangkat isu-isu fundamental yang terjadi, seperti erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki, lingkungan/ ekologi, dan kekerasan.
Selain bencana erupsi gunung dan isu ekologi, pihaknya juga mengangkat kisah Rosalia Rerek Sogen (30), guru yang meninggal dunia dalam serangan brutal KKB di pedalaman Papua.
"Ada pahlawan pendidikan, ibu Rosalia Sogen nanti diangkat dalam teater, kemudian tentang kekerasan terhadap perempuan dan anak, serta isu ekologi," jelasnya.
Terkait ekologi, Dinas Pariwisata Flotim mengadakan workshop tentang sampah melalui kelas khusus pada siang hari. Silvester memastikan Festival Bale Nagi siap digelar.
Baca juga: Polisi Identifikasi Jenazah Perempuan yang ditemukan di Lewolaga Flotim
| Kunjungan Sarat Makna Pegiat Literasi NTT, Thomas Sogen ke SMPN 1 Solor Barat |
|
|---|
| Kades Labelen Kecamatan Solor Timur Ungkap Gempa Susulan Terjadi Hingga Saat ini |
|
|---|
| Pelajar di Larantuka Flores Timur Edarkan Ganja, Polisi Bekuk Pelaku di Pelabuhan Larantuka |
|
|---|
| MUI Flores Timur Apresiasi Kerukunan Selama Semana Santa Larantuka |
|
|---|
| Pelaku Pengedar dan Pengguna Narkotika Jenis Ganja di Larantuka Terancam 12 Tahun Penjara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Silvester-Suban-Toa-Kabelen-1.jpg)