Paus Fransiskus Wafat

Uskup Atambua Kenang Paus Fransiskus Sebagai Pemimpin yang Murah Hati, Pendoa dan Pemikir Besar

Menurut Uskup Domi, Paus Fransiskus juga dikenal sangat peduli terhadap perdamaian dunia dan kesejahteraan umat manusia. 

Penulis: Agustinus Tanggur | Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/AGUS TANGGUR
MENGENANG - Uskup Keuskupan Atambua, Mgr. Dr. Dominikus Saku, Pr, mengenang sosok Bapa Paus Fransiskus sebagai pribadi yang penuh kasih, peduli terhadap dunia dan seorang pemikir. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Agustinus Tanggur

POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Uskup Keuskupan Atambua, Mgr. Dr. Dominikus Saku, Pr, mengenang sosok Bapa Paus Fransiskus sebagai pribadi yang penuh kasih, peduli terhadap dunia dan seorang pemikir. 

Uskup Dominikus menyampaikan meskipun ia tidak memiliki pengalaman panjang bersama Paus Fransiskus, namun kenangan tentang kepemimpinan dan keteladanan beliau akan selalu dikenang.

“Saya pribadi tidak memiliki pengalaman lama bersama Paus Fransiskus, namun ada beberapa kesan yang sangat mendalam yang ingin saya bagikan. Beliau adalah seorang Paus yang sangat murah hati, sangat perhatian, dan selalu mendengarkan dengan hati persoalan-persoalan besar dunia, terutama yang berkaitan dengan kemanusiaan,” kata Uskup Dominikus, saat diwawancarai Pos Kupang, di Lalian Tolu, Keuskupan Atambua, Selasa (22/4/2025).

Menurut Uskup, Paus Fransiskus adalah seorang pendoa yang sangat tekun dan penuh kedamaian. 

“Satu hal yang sangat mengesankan saya adalah ketenangan beliau saat memimpin Ekaristi. Beliau adalah seorang pendoa yang tidak hanya tenang, tetapi juga mampu memberikan refleksi yang sangat mendalam, mengajak kita untuk turut serta memberikan jawaban iman kita terhadap kehidupan ini,” jelasnya.

Baca juga: Uskup Larantuka Kenang Paus Fransiskus, Pemimpin Terbuka Dijemput Tuhan Saat Paskah

Lebih lanjut, Uskup Dominikus menyebut Paus Fransiskus sebagai seorang pemikir yang sangat besar yang terus menghasilkan banyak dokumen penting sebagai pedoman hidup bagi umat Katolik di seluruh dunia.

“Sejak menjadi Paus, Paus Fransiskus telah menghasilkan banyak dokumen. Dokumen-dokumen beliau menjadi tuntunan yang selalu bisa kita pelajari. Apa yang beliau tulis dan hasilkan menjadi refleksi iman yang dibagikan kepada dunia,” katanya.

Uskup Dominikus juga mengenang momen yang sangat berkesan pada tahun 2019, ketika para uskup Indonesia berkunjung ke Vatikan dalam acara ad limina Apostolorum. 

Dalam pertemuan tersebut, ketika para uskup meminta agar bisa merayakan Ekaristi bersama Paus, Paus Fransiskus dengan spontan menyetujui permintaan tersebut.

“Beliau menanggapi dengan sangat spontan. Setelah stafnya memastikan tidak ada agenda lain pada hari tersebut, beliau langsung mengatakan, 'Besok kita misa bersama para uskup dari Indonesia.' Beliau sungguh-sungguh orang yang spontan yang menjawab pada saat yang tepat. Ini sangat terkesan," kenang Uskup Dominikus

Lanjut Uskup, pada pertemuan tersebut, waktu wakil dari Uskup Indonesia bertanya tentang kemungkinan dan mengundang beliau untuk datang ke indonesia, beliau hanya jawab singkat "Indonesia jauh dari sini, tapi semoga suatu saat saya bisa datang. Dan beliau mengharukan kita, semua menempati," kata Uskup Domi. 

 

Menurut Uskup Domi, Paus Fransiskus juga dikenal sangat peduli terhadap perdamaian dunia dan kesejahteraan umat manusia. 

"Pada Hari Minggu Paskah, beliau membagikan kekayaan tuhan, mengucapkan Selamat Paskah dan membagikan berkat kepada dunia (dalam bahasa latin)," ujar Uskup. 

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved