Paskah 2025
Perayaan Vigili Paskah di Stasi St. Vinsensius, Nonohonis, Kabupaten Timor Tengah Selatan, NTT
Beginilah Suasana Perayaan Vigili Paskah di Stasi St. Vinsensius, Nonohonis, Kabupaten Timor Tengah Selatan, NTT
Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Maria Vianey Gunu Gokok
POS-KUPANG.COM, SOE- Perayaan Vigili Paskah atau familiar disebut Malam Paskah atau Sabtu Santo, dirayakan meriah di Stasi St. Vinsensius Nonohonis, Kabupaten Timor Tengah Selatan, NTT.
Misa ini dimulai pukul 18.30 Wita. Romo Ade Udjan, Pr memimpin langsung misa malam paskah ini. Misa diawali dengan upacara cahaya.
Imam bersama umat mengelilingi Api baru yang dinyalakan di halaman kapela.Upacara diawali dengan pemberkatan api, dilanjutkan dengan pemberkatan lilin.
Setelah selesai pemberkatan, perarakan masuk ke kapela didahului oleh misdinar, anggota koor dan umat, disusul imam.
Baca juga: Paskah 2025, RD Maxi Un Bria Ajak Umat Menjadi Cahaya dan Saksi Kebangkitan Kristus
Cahaya kristus bergema dari pintu masuk dengan lilin yang menyala. Sambil misdinar mulai menyalakan lilin umat.
Sambil berarak masuk menuju altar, Kata Cahaya Kristus terus dikumandangkan dengan lantang oleh Romo Ade.
Setelah arakan tiba di depan altar, dan meletakkan lilin pada tatakannya, misa dilanjutkan dengan Pujian Paskah.
Lilin umat dimatikan, Iman melanjutkan dengan doa pembukaan. Setelah itu umat dipersilahkan duduk.
Misa pun dilanjutkan pada liturgi sabda. Adapun bacaan yang dibacakan berjumlah delapan bacaan. Terdiri dari tujuh bacaan dan satu bacaan epistola.
Petugas secara bergantian membacakan teks bacaan tersebut, diselingi mazmur tanggapan. Kemudian dilanjutkan dengan aleluya bait pengantar injil dan injil.
Pada bagian homili singkat, tidak seperti dua hari sebelumnya dimana Romo Ade memberikan Homili yang berisi, malam ini ia membacakan Surat Paskah dari Keuskupan Agung Kupang.
Baca juga: Umat Paroki St. Yoseph Pekerja, Penfui Maknai Perayaan Malam Paskah sebagai Pembaharuan Janji Baptis
Setelah selesai membaca surat paskah tersebut, Romo Ade mengajak umat untuk memaknai paskah sebagai upaya pembaharuan diri.
"Mari mengubah hidup kita dan mendekatkan diri kepada Tuhan, sesama dan alam ciptaan. Agar hidup dalam damai kebangkitan Kristus," ajaknya.
Keheningan berubah menjadi sukacita. Romo menyanyikan mada kemuliaan, disahuti dengan bunyi lonceng gereja dan lagu kemuliaan dalam bahasa dawan dari paduan suara KUB Thomas Aquinas.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.