Paskah 2025

Tri Hari Suci dalam Tahun Yubileum 2025

Umat Katolik seluruh dunia merayakannya untuk memperingati sengsara, wafat dan kebangkitan Yesus.   

Editor: Dion DB Putra
Tangkapan layar Film The Passion of Christ
ILUSTRASI - Perayaan Jumat Agung, 18 April 2025 ini merupakan peringatan akan sengsara dan wafat Yesus Kristus di Golgota. 

Oleh: Gabriel Ola
Umat Katolik, tinggal di Maumere

POS-KUPANG.COM - Dalam tradisi gereja Katolik dikenal dengan Tri Hari Suci yakni Kamis Putih, Jumat Agung dan Sabtu Kudus. 

Umat Katolik seluruh dunia merayakannya untuk memperingati sengsara, wafat dan kebangkitan Yesus.   

Sebelum memasuki Tri Hari Suci, umat Katolik menyiapkan diri selama beberapa pekan pada setiap Jumad dengan mengenang kembali kisah sengsara Yesus yakni Jalan Salib.   

"Lalang krus", sebuah jalan penderitaan untuk menebus dosa umat manusia. 

Perjalanan yang memberi pesan iman dan kemanusiaan. Simon dari Kirene membantu memikul salib Yesus, kiranya kita saling membantu dalam menghadapi beban hidup sesama.

Maria Bunda Yesus dengan setia mengikuti Jalan salib Yesus  memberi pesan cinta seorang ibu yang total terhadap anaknya. 

Namun dalam kehidupan masih sering terjadi aborsi,  menelantarkan anak  bahkan terjadi pembunuhan terhadap anak kandung.

Dalam perjalanan ke Golgota Yesus  tiga kali  jatuh tersungkur, Ia bangkit melanjutkan perjalanan, tak menyerah. 

Kita mesti tak pernah putus asa dalam menghadapi setiap tantangan yang kita hadapi. 

Paskah kali ini bertepatan dengan Tahun Yubileum. Kita diajak untuk bersama Yesus melakukan ziarah pengharapan ke Golgota. 

Sebuah ziarah iman yang menyelamatkan. Kerena Yubileum merupakan momen suci untuk memperbaharui hubungan dengan Tuhan, sesama dan seluruh ciptaan. 

Ziarah pengharapan bersama Yesus ke Golgota menjadikan kita semakin mempertebal iman bahwa Tuhan merupakan satu-satunya pengharapan kita. KepadaNya kita berharap. 

Jalan salib ke Golgota  dalam Tahun Yubileum adalah sebuah ziarah pengharapan.

Simon dari Kirene  mengajak kita untuk berbelarasa. Karena itu intensi doa Bapa suci Tahun Yubileum 2025 pada bulan Juni adalah "untuk dunia agar bertumbuh dalam belarasa." 

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved